5 November 2010: Erupsi mematikan Gunung Merapi
Elshinta.com, Pada 5 November 2010 silam, Gunung Merapi mengalami erupsi besar yang mengguncang wilayah sekitarnya. Erupsi ini telah menyebabkan kerusakan besar, menewaskan ratusan orang, dan mengirimkan awan panas serta abu vulkanik hingga beberapa kilometer jauhnya.

Elshinta.com - Pada 5 November 2010 silam, Gunung Merapi mengalami erupsi besar yang mengguncang wilayah sekitarnya. Erupsi ini telah menyebabkan kerusakan besar, menewaskan ratusan orang, dan mengirimkan awan panas serta abu vulkanik hingga beberapa kilometer jauhnya.
Gunung Merapi telah memperlihatkan tanda-tanda aktivitas vulkanik meningkat sejak Agustus 2010, dengan serangkaian letusan kecil dan aktivitas vulkanik yang tidak menentu. Pemerintah Indonesia telah meningkatkan status siaga vulkanik dan melakukan evakuasi di wilayah-wilayah yang terancam.
Baca juga Dahsyatnya erupsi Gunung Merapi
Pada tanggal 5 November, erupsi besar yang disertai dengan awan panas dan aliran piroklastik melanda daerah sekitar Gunung Merapi. Awan panas dan abu vulkanik memusnahkan segala sesuatu yang ada di jalur mereka, menyebabkan kerusakan parah dan menewaskan lebih dari 300 orang. Ribuan orang kehilangan rumah dan mata pencaharian mereka dalam bencana ini.
Upaya evakuasi dan tanggapan darurat telah dilakukan oleh pemerintah dan organisasi kemanusiaan, dengan tujuan melindungi penduduk yang tinggal di sekitar Gunung Merapi. Bantuan darurat dan bantuan medis telah disusun untuk membantu korban dan memenuhi kebutuhan mereka.
Meskipun erupsi besar telah berakhir, Gunung Merapi tetap dalam pengawasan ketat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan berbagai organisasi penelitian. Upaya pemantauan terus berlanjut untuk memitigasi potensi bahaya erupsi selanjutnya dan melindungi penduduk yang tinggal di sekitar gunung.