Jelang PD U-17 2023, Stadion Si Jalak Harupat aman dari risiko kebakaran
Bidang Pencegahan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Jawa Barat melakukan pengujian proteksi kebakaran.

Elshinta.com - Bidang Pencegahan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Jawa Barat melakukan pengujian proteksi kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, Iman Irianto mengatakan, pengujian ini dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan dan kinerja sistem proteksi kebakaran yang terpasang di Stadion Si Jalak Harupat.
"Selain itu memastikan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia U-17 sudah siap jika menghadapi keadaan darurat," kata Iman seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Kamis (09/11).
Menurut Iman, pengujian yang dilakukan mencakup pengujian alat pemadam api ringan (APAR), sistem alarm, detektor dan sistem hydrant di seluruh stadion,
Iman menambahkan, pihaknya mulai menguji dengan pemeriksaan visual APAR yang memastikan ketinggian dan penempatan APAR sesuai dengan standar keamanan.
"Selain itu dilakukan pemeriksaan terhadap masa kadaluwarsa APAR yang ternyata masih cukup lama, yaitu hingga 2025,” ungkapnya.
Ditambahkan Iman, hasil pengujian sarana penyelamatan jiwa menunjukkan bahwa tanda jalur evakuasi, tanda jalur keluar dan tanda titik kumpul sudah terpasang. Namun, diperlukan peningkatan jumlahnya, terutama pada area koridor dan tangga.
Adapun pengujian terhadap hydrant system, diakui Iman sudah menunjukkan kinerja dan operasional pompa hydrant yang baik, dengan kapasitas pompa utama sebesar 750 GPM dan tekanan air yang memadai.
“Pengujian sistem alarm dan detektor juga memberikan hasil positif. Semua alarm smoke detector, heat detector, dan manual call point berfungsi dengan baik dan sesuai,” ucapnya.
Dengan hasil pengujian tersebut, tegas Iman, Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, dapat dipastikan aman dari risiko kebakaran dan siap menyambut Piala Dunia U-17 2023.