25 Tahun Badai bermusik ditandai konser bertajuk 'Tak Lekang oleh Waktu'
Memaknai 25 tahun berkarier di belantika musik Tanah Air, Badai yang mempopulerkan band Kerispatih lewat karya lagu lagunya yang fenomenal di masanya, akan menggelar konser bertajuk Tak Lekang Oleh Waktu.

Elshinta.com - Memaknai 25 tahun berkarier di belantika musik Tanah Air, Badai yang mempopulerkan band Kerispatih lewat karya lagu lagunya yang fenomenal di masanya, akan menggelar konser bertajuk 'Tak Lekang Oleh Waktu'.
Event akan digelar pada 19 Januari 2024, dalam bentuk konser tunggal di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Menteng, Jakarta, dengan kapasitas penonton 1200 orang.
Badai akan menyanyikan sebanyak 18 lagu. Lagu lagu yang populer di masanya, di antaranya dinyanyikan oleh Agnes Monica, Rossa.
"Saya akan menyanyi sebanyak 18 lagu. Lagu lagu karya saya, seperti yang dinyanyikan Agnes Monica, Rossa. Dan tentunya, aransemennya akan berbeda dengan lagu lagu yang dinyanyikan Agnes dan penyanyi lainnya," ucap Badai menjawab pertanyaan elshinta.com saat jumpa pers, Kamis (14/11/2023) di Kantor Nagaswara, Jakarta.
Perayaan 25 Tahun Badai Bermusik 'Tak Lekang Oleh Waktu' yang akan digelar pada 19 Januari 2024, dalam bentuk konser tunggal serta kolaborasi budaya dan musisi tradisi.
"Jadi ada kolaborasi budayanya. Ini akan menarik banget. Lalu juga akan ada tarian daerah, etnik, itu akan jadi satu resonansi berbeda dari konser-konser saya sebelumnya,” ungkap Badai menceritakan pembeda dengan konser terdahulunya.
Selain itu juga, di konsernya, Badai akan menyertakan rekan-rekan penyanyi seperti; Delon, Dudi Oris, Duo Anggrek dan Randy Pangalila.
“’Tak Lekang oleh Waktu adalah lagu dan karya tertua saya sejak 1998. Sekaligus ini adalah doa saya untuk karya-karya saya di masa depan. Zaman yang berganti tidak akan menghalangi saya untuk tetap berjalan terus sampai garis akhir,” imbuh Sarjana Teknik Mesin, Universitas Trisakti itu.
Konser ini adalah perayaan besar bagi seorang Badai, sekaligus momen kembalinya Badai ke rumah perjuangan musiknya sejak awal, NAGASWARA. Selain itu, di NAGASWARA, Badai juga akan segera merilis single solonya pada tanggal 19 Januari 2024 nanti.
“Ya NAGASWARA adalah Rumah Perjuangan Musik saya sejak awal. Saya tidak pernah menyangka, Pak Rahayu dan tim NAGASWARA masih segitu percayanya sama karya saya. Maka ini adalah semangat baru. Saya bersyukur kembali ke rumah yang tepat dan sayang sama saya dengan tulus,” tambah musisi dengan karya-karya lagu romantis itu.
Tentunya, ini akan menjadi hadiah besar setelah 10 tahun tidak mengeluarkan album solo. Seperti apa kejutannya? Tunggu saja di konser Perayaan 25 Tahun Badai Bermusik ' Tak Lekang Oleh Waktu'.2024.
Doadibadai alias Badai, telah menjalani waktu cukup panjang dalam karier bermusiknya sejak 1999, yang diawali sebagai songwriter dan arranger album anak-anak. Lalu setelah itu menemukan dan mendirikan Kerispatih yang akhirnya dikenal sebagai salah satu band pop Indonesia dengan mesin lagu hits yang cukup produktif sejak 2005.
Badai adalah sosok penting di balik banyak hits dari banyak penyanyi Indonesia lainnya, sejak 2009. Di antaranya Rossa, Agnes Monica, Terry, Audy Item, Astrid, Judika, Andmesh Kamaleng, Mytha Lestari, Cakra Khan, Maudy Ayunda, Mike Mohede, Lea Simanjuntak, Delon, Regina Idol, Rayen Pono, Melly Mono, dan masih banyak lagi.
Lalu kemudian hadirlah sebuah project album solo Badai di tahun 2014 bertajuk “Love Life Woman”. Di tahun 2017, Badai membentuk Badai Romantic Project dengan super hits “Melamarmu”. Sampai hari ini, lagu tersebut masih mendulang sukses luar biasa secara angka digital.
Sejak memutuskan untuk bersolo karier di 2016, Badai terhitung sangat aktif membangun karir solonya, baik dengan membawakan karya sendiri di atas panggung atau memproduksi ulang lagu-lagu hitsnya dalam sebuah album masterpiece.
Pada tahun 2022, Badai bersama KFC Indonesia merilis “Album Karya Terbaik Badai 23 Tahun Berkarya” yang menampilkan banyak penyanyi hits Indonesia. Album tersebut telah terjual 550.000 copies (dalam waktu 4 bulan penjualan). Ini menandakan karya seorang Badai masih dinantikan dan cukup diterima dengan baik oleh penikmat musik Indonesia.
Tahun 2024 nanti, Badai akan memasuki masa berkarier 25 tahun di industri musik Indonesia. Perjalanan yang tidak mudah bagi seorang seniman, pencipta lagu dan musisi. Dan satu hal lagi, untuk dapat bertahan tetap produktif di era digital sekarang ini, Badai cukup membuktikan konsistensinya.
“Setiap hari, menit, detik hidup dan karir saya, saya selalu mengerjakan segalanya dengan hati. Duapuluhlima tahun ini sebuah hal besar untuk segala pengorbanan yang telah saya perjuangkan,” tuntas Badai. (Dd)