Lestarikan budaya, Dinasti Nusantara gelar silaturahmi bersama pemangku adat Kediri
Dinasti Nusantara kembali melanjutkan agenda silaturahminya bersama pemangku adat, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budayawan di Kota Kediri, Jawa Timur.

Elshinta.com - Dinasti Nusantara kembali melanjutkan agenda silaturahminya bersama pemangku adat, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budayawan di Kota Kediri, Jawa Timur.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinasti Jawa Timur digelar di Hotel Merdeka, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (14/11/2023). Beragam hal diperbincangkan dalam pertemuan itu, misalnya bagaimana cara merawat eksistensi dari budaya-budaya Indonesia.
Ketua Yayasan Kebudayaan Lamongan sekaligus Trah Sunan Drajat generasi ke-14, Hidayat Ikhsan menegaskan pentingnya mempertahankan budaya dari leluhur bangsa.
“Kita berbicara tentang bagaimana ketahanan budaya ini dalam rangka untuk mempertahankan eksistensi republik ini,” ungkap Hidayat Ikhsan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wisnu Wardhana, Rabu (15/11).
Menurut Hidayat Ikhsan, eksistensi untuk mempertahankan adat budaya Indonesia merupakan sesuatu yang fundamental bagi republik Indonesia.
Selain itu, Hidayat Ikhsan pun mengapresiasi lengkah Dinasti Nusantara yang menggelar silahturahmi dengan bersama pemangku adat, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budayawan di wilayah Jawa Timur.
“Karena nusantara simbol perekatnya, bahkan Nusantara itu lahir sebelum republik ini ada jadi sudah merupakan simbol keberadaan negara ini, sehingga perlu dalam rangka adat nusantara dipersatukan,” jelas dia.
Di tempat yang sama, Korwil Dinasti Jawa Timur KRNgt Kusuma Ningrum mengatakan, pertemuan tersebut sekaligus menjadi wadah dan diskusi antar tokoh dalam menyampaikan gagasan serta upayanya dalam memperkuat eksistensi adat budaya Indonesia.
“Itu adalah gimana cara kita mempertahankan budaya yang udah mulai luntur. Karena anak-anak kita udah mula enggak paham apa peninggalan leluhur kita,” ujar KRNgt Kusuma.
Dikatakan KRNgt Kusuma, kegiatan ini sekaligus menyerap aspirasi dari pemangku adat, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budayawan, perihal pengembangan kebudayaan yang ada di Indonesia bagi generasi sekarang ini.
“Jadi dengan kegiatan dinasti nusantara ini, kita belajar kembali dan mengajarkan generasi sekarang,” tutur KRNgt Kusuma.
Menurut KRNgt Kusuma, untuk situasi sekarang ini diperlukan pemimpin yang peduli terhadap pelestarian budaya di Indonesia. Dia melihat untuk sekarang ini Calon Presiden Ganjar Pranowo yang mampu melakukan hal tersebut.
Terlebih, rekam jejak Ganjar Pranowo selama menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode sangat peduli terhadap adat-kebudayaan nusantara agar tetap dikenal dan tidak penuh di tengah perkembangan zaman.
Senada, Ketua DPW Dinasti Nusantara Kediri, Ki Soetarto mengatakan, Dinasti Nusantara membuka ruang berdiskusi bagaimana strategi untuk terus melestarikan budaya dari para leluhur bagi generasi sekarang ini.
Ki Soetarto pun sependapat dengan KRNgt Kusuma Ningrum yang di mana untuk sekarang sosok Ganjar Pranowo peduli dan terus melestarikan budaya di Indonesia.
“Pak Ganjar waktu jadi Gubernur (mengajak) kami mengadakan pertemuan raja-raja nusantara dan para ketua suku dan tokoh-tokoh budaya,” tutur Soetarto.
Silaturahmi antara Dinasti Nusantara dengan bersama pemangku adat, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budayawan se-Kediri, dihadiri oleh Sapto Darmo Kediri, Paguyuban Ratu Adil, Paguyuban Kediri Garuda Nusantara, Projo Ganjar, Dewan Kesenian & Kebudayaan Kabupaten Kediri, Penghayat Kepercayaan, hingga Keluarga Pamenang Kediri.
Selain itu, Penggagas dan penasihat Dinasti Nusantara, Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II turut hadir dalam silahturahmi tersebut.