25 November: Hari Guru Nasional, sejarah dan penghargaan untuk pendidik
Elshinta.com, Hari Guru Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 25 November sebagai wujud penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para guru yang memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan membimbing generasi penerus bangsa.

Elshinta.com - Hari Guru Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 25 November sebagai wujud penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para guru yang memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan membimbing generasi penerus bangsa. Peringatan ini memiliki akar sejarah yang dalam, melibatkan perjuangan tokoh-tokoh pendidikan dan momen-momen penting dalam perjalanan pendidikan di Indonesia.
Peran Ki Hajar Dewantara dan Taman Siswa
Sejarah Hari Guru Nasional dimulai dengan peran Ki Hajar Dewantara, seorang pendidik dan pemikir pendidikan Indonesia yang memiliki visi inklusif dan humanis. Pada tahun 1912, Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa, sebuah sekolah model yang mempromosikan pendidikan bagi semua golongan masyarakat. Upaya ini adalah langkah awal dalam meningkatkan penghargaan terhadap profesi guru.
Baca juga Penetapan Hari Guru Nasional
Momentum Kebangkitan Nasional dan Pendidikan
Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, peran guru semakin diakui sebagai agen perubahan dan pembentuk karakter bangsa. Pendidikan menjadi fokus utama dalam membangun identitas nasional dan menentukan arah masa depan Indonesia yang merdeka.
Resolusi Pendidikan Jakarta (29 November 1945)
Titik puncak dalam peningkatan status guru terjadi pada tanggal 29 November 1945, saat terjadi Konferensi Besar Perwakilan Rakyat di Jakarta yang menghasilkan Resolusi Pendidikan. Resolusi ini mengamanatkan perlunya memajukan pendidikan nasional dan menetapkan Hari Guru Nasional sebagai hari untuk memperingati jasa para guru. Tanggal ini dijadikan sebagai momen penting dalam pengakuan akan peran guru dalam membangun fondasi pendidikan bangsa.
Penetapan Hari Guru Nasional (25 November 1994)
Setelah berbagai perjuangan dan evolusi dalam sistem pendidikan Indonesia, pada tanggal 25 November 1994, pemerintah secara resmi menetapkan Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994. Pemilihan tanggal ini bukanlah kebetulan; melainkan untuk mengenang pertama kalinya Ki Hajar Dewantara diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Pengajaran pada tanggal tersebut.
Sejak saat itu, setiap tahun pada tanggal 25 November, seluruh Indonesia merayakan Hari Guru Nasional sebagai bentuk penghargaan kepada para pendidik yang berdedikasi. Peringatan ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti upacara bendera, seminar, pelatihan, dan pemberian penghargaan kepada guru-guru yang berprestasi.
Momen Penghargaan dan Ucapan Terima Kasih
Hari Guru Nasional bukan hanya tentang mengetahui sejarah dan momen-momen penting dalam perkembangan pendidikan di Indonesia. Lebih dari itu, hari ini menjadi kesempatan bagi masyarakat, pemerintah, dan institusi pendidikan untuk memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para guru yang telah berdedikasi dalam membimbing generasi muda.
Melalui peringatan Hari Guru Nasional, diharapkan semangat dan dedikasi para guru dapat terus tumbuh, sehingga pendidikan Indonesia terus berkembang dan mencetak generasi yang berkualitas. Sebab, di balik setiap keberhasilan, terdapat guru-guru yang tanpa kenal lelah membimbing, mengajar, dan mencintai anak-anak bangsa.
Dengan mengenang sejarah panjang dan pengabdian guru-guru Indonesia, Hari Guru Nasional menjadi momentum penting untuk merayakan keberhasilan pendidikan dan menginspirasi generasi mendatang. Selamat Hari Guru Nasional!