Resmikan rumah aspirasi, Ketua DPD PD DKI optimistis raih dua kursi di Pemilu 2024
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono optimistis di Dapil 4 DKI Jakarta akan memperoleh dua kursi dan akan mendulang 30.000 suara bagi Acep Edy Setiawan. Hal itu dikatakan Mujiyono saat syukuran peresmian Rumah Aspirasi Sahabat Acep (RASA) di kawasan Kampung Kandang Besar, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, yang digelar Relawan Sahabat Acep, Minggu (26/11/2023).

Elshinta.com - Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono optimistis di Dapil 4 DKI Jakarta akan memperoleh dua kursi dan akan mendulang 30.000 suara bagi Acep Edy Setiawan. Hal itu dikatakan Mujiyono saat syukuran peresmian Rumah Aspirasi Sahabat Acep (RASA) di kawasan Kampung Kandang Besar, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, yang digelar Relawan Sahabat Acep, Minggu (26/11/2023).
Acara juga dihadiri Ketua Umum FBR, KH Luthfi Hakim dan kader senior Partai Demokrat, Perdata Tambunan.
Sementara itu, Ketua Umum FBR, KH. Luthfi Hakim menjelaskan bahwa caleg dengan program kerja terbaik dan tim yang amanah insya Allah akan menang, seperti caleg Acep Edy Setiawan.
"Jadi, Sahabat Acep ingin memberikan satu bentuk nyata terhadap apa yang sudah dilakukan caleg dari Dapil 4 Cakung, Pulogadung, Matraman yang berorientasi pada konsep kinerjanya," ujarnya.
Sementara, Acep Edy Setiawan mengatakan, Rumah Aspirasi Sahabat Acep (RASA) dibangun untuk menunjang kerja relawan, khususnya dengan program kerja Siaga, Bantu, Kerja (SBK).
Menurut Acep, jika dijabarkan, maka Siaga adalah memberikan pelayanan 24 jam call center terhadap masyarakat dan hal Ini sudah dilakukan saat dirinya menjabat sebagai Ketua RW 014 Jakarta Garden Cit. "Bantu terkait pendidikan dan sosial, yaitu bantu pendidikan tidak boleh ada anak yang putus sekolah, bantu sosial ialah kegiatan bantu masyarakat dalam kebutuhannya yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Sementara Kerja adalah terbagi menjadi tiga yakni Lowongan Pekerjaan, UMKM dan Bimbingan Belajar.
"Politik Pemilu 2024 adalah kecerdasan berpikir dalam mengingat Pemilu 2019. Apakah wakil rakyat yang 2019 masih layak untuk dipilih kembali?. Terlebih, para caleg yang terpilih pada 2019 ada di antaranya oknum yang tidak amanah dan tidak merealisasikan janji yang sebelumnya diucapkan," imbuh Acep dalam keterangan yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (28/11).
Untuk itu, Acep mengajak warga untuk bersama membuat perubahan di Pemilu 2024.