Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemerintah pastikan kesiapan penyelenggaraan Bali International Air Show 2024 

Salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Angkasa Pura I, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan  PT Inaro Tujuh Belas yang berlangsung di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (28/11). 

Pemerintah pastikan kesiapan penyelenggaraan Bali International Air Show 2024 
X
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Angkasa Pura I, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Inaro Tujuh Belas yang berlangsung di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 28 November 2023.

Penandatangan kerjasama tersebut terkait penggunaan fasilitas Bandar Udara untuk kegiatan Bali Internasional Airshow. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi Bali International Airshow unjuk kemampuan untuk menjadi event yang wajib dihadiri dalam kalender pameran kedirgantaraan atau airshow dunia.

Perjanjian dan kemitraan ini akan memungkinkan penyelenggara Bali International Airshow, PT Inaro Tujuh Belas, untuk dapat menggunakan hanggar dan apron selatan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali sebagai lokasi resmi acara Bali International Airshow 2024.

Dengan potensi kemampuan dan kebutuhan transportasi udara di Indonesia sebagai negara kepulauan, Bali International Airshow diharapkan dapat terus berkembang hingga masa depan.

Kemitraan antara kedua pihak telah ditandatangani oleh Handy Heryudhitiawan selaku General Manager (GM) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dan Andy Wismarsyah selaku Presiden Direktur (Presdir) PT Inaro Tujuh Belas yang berlangsung di General Aviation Terminal (GAT) Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Penandatanganan tersebut disaksikan secara langsung oleh oleh Jodi Mahardi selaku Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia.

Kemudian juga dihadiri Renaud Hamaide selaku Kepala Komisaris dan CEO Comexposium, Elaine Chia selaku CEO Asia Pasifik Comexposium. Selanjutnya jdihadiri Danny Budiharto selaku Kepala Komisaris Amara Group, Seno Damono selaku COO PT Inaro Tujuh Belas.

“Dengan semakin mendekatnya edisi 2024 Bali International Airshow yang akan diadakan pada September 2024, pencapaian ini menandakan langkah besar dalam persiapan event tersebut,” kata Andy Wismarsyah, Presiden Direktur PT Inaro Tujuh Belas dalam keterangan tertulis yang diterima Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Selasa (28/11).

“Perjanjian ini juga menunjukkan dukungan besar untuk airshow ini dari berbagai badan pemerintah, termasuk Angkasa Pura I,” jelasnya.

Bali International Airshow 2024 adalah sebuah upaya kolaborasi dari seluruh elemen pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Republik Indonesia dan agensi-agensi pemerintah, diantaranya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia

Kemudian juga Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian BUMN dan PT Angkasa Pura I.

“Perjanjian antara PT Angkasa Pura I dan PT Inaro Tujuh Belas menjadi momentum lanjutan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Bali Internasional Airshow tahun depan,” kata Handy Heryudhitiawan, General Manager (GM) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

“Kami sebagai pengelola bandara akan semaksimal mungkin memastikan pelaksanaan event tidak mengganggu operasional penerbangan,” jelasnya.

Handy menjelaskan bahwa Ini akan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia kepada semua peserta yang hadir sebagai delegasi atau pengunjung, dan menjadi suatu kebanggan karena kami dapat menjadi bagian dari hal tersebut.

Bali International Airshow 2024 adalah eksposisi perdana di Asia Tenggara untuk penerbangan, teknologi penerbangan, dan pertahanan, yang didedikasikan untuk mendorong Indonesia ke panggung industri penerbangan di wilayahnya.

Acara bergengsi ini akan berperan sebagai panggung yang sangat penting untuk menyatukan berbagai pemangku kepentingan industri untuk mengedepankan inovasi dalam penerbangan di Asia Tenggara dan Indonesia.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan, dan didukung oleh Kementerian Luar Negeri.

Kemudian juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, PT Angkasa Pura I, AirNav Indonesia, dan Otoritas Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali International Airshow menandakan komitmen Indonesia yang teguh demi mencapai keunggulan dalam sektor penerbangan.

Acara ini akan diadakan di area seluas 85.000 m², dan akan menampilkan area pameran pesawat statis hingga 70.000 m² dan aula pameran seluas 14.000 m².

Acara ini akan membawa peserta lebih dari 300 perusahaan dan lebih dari 100 delegasi dari 35 negara dan wilayah, dan akan menampilkan 10 paviliun negara.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire