Gubernur Kalsel minta Tapin jadi percontohan daerah penyangga IKN
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta Kabupaten Tapin menjadi salah satu percontohan daerah penyangga untuk menunjang program pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
.jpg)
Elshinta.com - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta Kabupaten Tapin menjadi salah satu percontohan daerah penyangga untuk menunjang program pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
"Saya sangat berharap Pemerintah Kabupaten Tapin bisa menjadi contoh percepatan berbagai sektor pembangunan yang relevan dengan kebutuhan daerah kita (Kalsel) sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara dan menjadi penyangga pangan nasional," ungkap Sahbirin di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis (30/11).
Sahbirin mengatakan pembangunan yang saat ini dicapai Kabupaten Tapin pada usia 58 tahun harus ditingkatkan dari masa ke masa dengan menggali semua potensi yang ada di daerah.
"Yaitu, pengembangan bawang merah yang terkenal, cabai dan padi yang menjadi keunggulan Kabupaten Tapin," bebernya.
Sahbirin juga menyampaikan tentang pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia hingga keberlanjutan lingkungan hidup agar diperhatikan dan diperhitungkan saat menyongsong ibu kota baru di Kalimantan Timur itu.
"Orientasi pembangunan ini sangat penting untuk kita perhatikan, agar terwujud pembangunan yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat Banua (Kalsel) kita tercinta," ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Sahbirin memberikan informasi terkait amanat Presiden Joko Widodo yakni sinergi kolaborasi pembangunan dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten kota harus kuat.
"Kalau tiga ini bersinergi maka akan terbangun kekuatan yang sangat dahsyat untuk pembangunan Indonesia," ujarnya.
Sinergitas pemerintah pusat, provinsi, kabupaten kota, menurut Sahbirin, menjadi fokus untuk kolaborasi berdasarkan amanat Presiden Jokowi.
Sahbirin mengungkapkan semangat dan amanat pembangunan Indonesia yang merata tersebut didapatkan saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada beberapa waktu lalu.