Pelaku UMKM pondok pesantren pamerkan produk unggulan di Bandara Kertajati
Puluhan pondok pesantren (ponpes) unggulan di Jawa Barat, memamerkan produk-produk UMKM santri di lantai 2 Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Jumat (1/12).

Elshinta.com - Puluhan pondok pesantren (ponpes) unggulan di Jawa Barat, memamerkan produk-produk UMKM santri di lantai 2 Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Jumat (1/12).
Para pelaku UMKM pondok pesantren yang datang dari berbagai kabupaten tersebut hadir untuk menempati sejumlah stand pameran Jendela Kertajati bersamaan dengan hadirnya sejumlah kepala daerah pada launching layanan angkutan antarmoda ke Bandara Kertajati.
Sejumlah stand pameran yang berbaris di lantai 2 Bandara tersebut, nampak memamerkan sejumlah produk UMKM dari mulai jenis makanan, minuman, kerajinan, dan juga hasil pertanian hidroponik.
Para peserta pameran mayoritas sangat menyambut baik pameran produk yang digagas Pemprov Jabar di bandara berskala internasional tersebut dan berharap, akan terus dilibatkan di setiap event. Bahkan para pelaku UMKM dari ponpes asal Majalengka khususnya bisa memiliki tenant khusus disana.
"Alhamdulillah berkat ajakan dari Pemprov Jabar, pondok pesantren semakin menguatkan kemandirian pesantren, jadi kita perlihatkan bahwa ponpes juga bisa mandiri," ungkap salah satu Pengajar Ponpes Mufidah Santi Asromo, Majalengka Ikhsan Syahgunawan.
Ikhsan juga mengatakan bahwa di pondoknya juga dikembangkan hidroponik, ternak madu dan produk-produk minuman yang diproduksi anak-anak setidaknya kata dia bisa memberi pelajaran pada anak saat nanti terjun di masyarakat, jika sudah merasakan manfaatnya punya penghasilan kemudian nanti saat terjun ke masyarakat bisa bermanfaat.
"Harapannya tidak hanya jualan disini sehari ini saja, tapi Pemprov juga memberi untuk permodalan, seperti alat untuk usaha dan lainnya, kedepan kami juga berharap untuk pameran waktunya lebih panjang, dan jika ada event bisa dilibatkan, serta kalau bisa memiliki stand khusus disini," pungkasnya.
Senada dengan Ikhsan, pemilik Ponpes Falaahul Qodiri Cikijing Majalengka, KH. Dadan Misbahudin juga menyambut baik pameran produk UMKM hasil olahan produk para santri.
"Kami secara pribadi dan temen-temen yang ada di sini sangat mengapresiasi, terimakasih untuk pihak bandara dan pihak penyelenggara, harapannya kalau bisa khususnya dari pihak bandara mengadakan tempat-tempat khusus bagi UMKM pondok pesantren," kata Dadan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Sabtu (02/12).
Sehingga kata dia, hasil hasil karya pondok pesantren bisa memiliki tempat usaha yang berkelanjutan, Dadan berharap pihak bandara bisa memberi jalan bagi para pelaku UMKM pondok pesantren.
"Harapannya semoga punya tempat untuk berjualan, apalagi bisa berdagang di bandara internasional seperti ini, luar biasa," pungkasnya
Sementara pantauan elshinta, sejumlah Pondok Pesantren yang hadir dan ikut memamerkan produk-produk unggulannya tersebut, merupakan pondok pesantren - pondok pesantren terbaik di Jawa Barat, yang juga dipantau secara langsung Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin.