Top
Begin typing your search above and press return to search.

Lima pekerja pembanguan puskesmas hilang di Lanny Jaya, dua ditemukan meninggal

Sebanyak lima orang pekerja pembangunan Puskesmas di Distrik Bruwa, Kabupaten Lany Jaya hilang pada Sabtu (9/12/2023). 

Lima pekerja pembanguan puskesmas hilang di Lanny Jaya, dua ditemukan meninggal
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak lima orang pekerja pembangunan Puskesmas di Distrik Bruwa, Kabupaten Lany Jaya hilang pada Sabtu (9/12/2023).

Dari lima pekerja Puskesmas yang hilang ini, dua orang ditemukan meninggal dunia dan jenazah telah diberangkatkan ke kampung halamannya.

“Kami pemerintah mengucapkan belasungkawa atas kejadian di Distrik Bruwa Kabupaten Lanny Jaya yang mengakibatkan 5 pekerja pembangunan Puskemas hilang,” kata Plh. Bupati Lanny Jaya, Petrus Wakerwa dalam siaran persnya didampingi Kapolres Lanny Jaya AKBP Umar Nasatekay dan Pasi Ops Satgas 721/Mks Lettu Inf. Rizki Ardi beserta para muspida pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Minggu (10/12).

Petrus Wakerkwa menjelaskan, kejadian hilangnya 5 orang pekerja itu bukan dari kelompok yang berseberangan.

"Kejadian waktu itu murni bukan dari teman-teman yang berseberangan dari kita, namun setelah ditelusuri dari berbagai informasi dari kepala Distrik dan tokoh-tokoh masyarakat maupun petugas keamanan yang ada di sana serta tokoh gereja bahwa yang mengancam adalah dari warga setempat dari Distrik Bruwa dengan tuntutan antara pihak tukang dengan warga setempat," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Senin (11/12).

Plh Bupati Lanny Jaya Petrus Wakerwa, menyampaikan turut prihatin dan bela sungkawa atas hilangnya kelima orang yang berkerja dalam pembangunan puskesmas di Distrik Bruwa.

"Dari lima pekerja, tiga orang masih belum ditemukan, pemerintah daerah bersama TNI, Polri serta masyarakat setempat masih melakukan pencarian," ujarnya.

Petrus Wakerwa menuturkan, atas kejadian ini kami pemerintah daerah dan masyarakat Lanny Jaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga yang ditinggalkan atas kejadian ini dan kejadian ini bukan direncanakan dan bukan disengaja.

"Kami pemerintah daerah merasa kecewa atas kejadian ini, maka seluruh pemerintah dan masyarakat Lanny Jaya. Saya berharap kepada Polres Lanny Jaya memanggil kepala Distrik dan tokoh-tokoh yang ada Distrik Bruwa, karena ada tiga warga yang mengancam untuk diperiksa dan memberikan klarifikasi,” tegas Petrus Wakerwa.

Ia menegaskan, jangan sampai ada aktor-aktor atau skenario-skenario dalam peristiwa ini yang bisa merugikan kegiatan pembangunan puskesmas di Distrik Bruwa. “Ada target-target lain yang akan mengganggu keamanan di wilayah itu, karena seluruh pemerintah dan masyarakat Lanny Jaya mengharapkan agenda pemilu 2024 sampai dengan hari berlangsung aman," jelasnya.

Plh. Bupati Lanny Jaya menambahkan keamanan kabupaten Lanny Jaya bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri saja melainkan seluruh elemen masyarakat Lanny Jaya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire