Komunitas Bela Negara Jawa Timur gelar deklarasi Pemilu 2024 aman dan damai
Menyikapi dinamika politik yang mulai menghangat memasuki masa kampanye, warga sangat berharap agar persatuan lebih dikedepankan, meski adanya perbedaan pilihan politik.

Elshinta.com - Menyikapi dinamika politik yang mulai menghangat memasuki masa kampanye, warga sangat berharap agar persatuan lebih dikedepankan, meski adanya perbedaan pilihan politik.
Di Surabaya, untuk ikut mendorong terwujudnya pemilu 2024 yang berjalan damai, Komunitas Bela Negara Jatim, menggelar deklarasi pemilu damai, yang dikemas dalam acara " bincang pemilu damai" di salah satu cafe di surabaya, Jumat (15/12) pagi.
Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, serta tetap mengawal pemilu berjalan adil, dan berlangsung damai.
"Saya ingin mengajak masyarakat, melalui kegiatan ini dengan hati yang terbuka, dengan tekad bersama membangun pemilu yang berkualitas, dengan tetap mengedepankan persatuan," terang Moch Jupri, Ketua Komunitas Bela Negara Jawa Timur seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wisnu Wardhana, Jumat (15/12).
Komunitas Bela Negara Jawa Timur, juga berkomitmen, menolak segala bentuk polarisasi, serta melawan berita hoax yang saat ini marak di media sosial, karena berpotensi akan memecalh beah anak bangsa.
"Mari kita memahami perbedaan sebagai kekayaan, agar tercipta masyarakat yang lebih kokoh dan damai." tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi awal, bagi Komunitas Belanegara Jawa Timur, untuk kemudian akan menggalakkan ruang-ruang diskusi bagi kelompok masyarakat, untuk tetap menjaga persatuan dan kedamian di tengah masyarakat di tengah proses pemilu yang saat ini tengah berlangsung, melalui forum disukusi yang akan digelar secara rutin.
Mochammad Jufri selaku ketua Panitia penyelenggara juga berharap kepada masyarakat, untuk berhati-hati terhadap banyaknya berita yang belum terverikasi kebenarannya, untuk menghndari kesalahan informasi yang akan berujung pada perpecahan. serta meminta masyarakat untuk saling menghormati perbedaan pilihan politik, agar pemilu 2024 dapat berjalan dengan damai.