Majalengka segera miliki obyek wisata religi terbesar di Jawa Barat
Kabupaten Majalengka akan segera memiliki obyek wisata religi terbesar di Jawa Barat yaitu. Kertajati Umroh Park Majalengka.

Elshinta.com - Kabupaten Majalengka akan segera memiliki obyek wisata religi terbesar di Jawa Barat yaitu. Kertajati Umroh Park Majalengka.
Dalam realisasinya Pemkab Majalengka telah melakukan kerjasama dengan PT. Fitra Amanah Wisata, yang dituangkan dalam penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan Kertajati umroh park Majalengka pada Kamis (14/12).
Ketua KSP BMD Kab. Majalengka, Wawan Sarwanto mengatakan tujuan penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan tersebut untuk menjalin kesepahaman bersama antara Pemda Majalengka dengan PT. Fitra Amanah Wisata.
Setelah di tandatanganinya perjanjian KSP tersebut kata Wawan, untuk segera terealisasi bangunan Kertajati Umroh Park Majalengka beserta sarana dan prasarana pendukungnya dengan jangka waktu paling lama 2 tahun setelah semua perizinan didapatkan.
"Rencana investasi pembangunan Kertajati Umroh Park Majalengka tersebut senilai Rp50 Miliyar dengan masa kerjasama pemanfaatan selama 30 tahun dengan kontribusi terhadap pendapatan Asli Daerah dalam kurun waktu 30 tahun tersebut senilai 22.317.600.000.," ucap Wawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Jumat (15/12).
Sementara Tomi Tris Direktur PT.Fitra Amanah Wisata, mengatakan bahwa proyek investasi objek wisata religi ini akan menjadi yang pertama dan terbesar di Jawa Barat.
"Kertajati Umroh Park Majalengka ini nantinya akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat khususnya calon jemaah haji dan umroh dengan hadirnya replika atau miniatur tempat ibadah seperti Ka'bah beserta sarana lainnya," ucap Tomi.
"Untuk luas Kertajati Umroh Park Majalengka nanti sekitar 4 Hektare yang akan dipergunakan terlebih dahulu dari total luas tanah keseluruhan sekitar 9,3 Hektare dengan daya tampung sekitar seribu orang," imbuhnya.
Ditempat yang sama Bupati Majalengka, menyambut baik hadirnya area wisata edukasi religi "Kertajati Umroh Park Majalengka", selain menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat Majalengka maupun dari luar, menurutnya kehadiran area wisata edukasi haji dan umroh ini akan menghasilkan pendapatan asli daerah Majalengka.
"Untuk itu kami harus bantu dulu dalam proses awal ini supaya mudah dan murah sehingga nanti dalam proses pembangunannya lancar dan setelah itu kita juga adakan lagi kerjasama pemanfaatan bagaimana untuk menghadirkan masyarakat baik itu calon jemaah haji dan umroh, para peserta didik sekolah, sehingga tempat ini akan menjadi pusat edukasi manasik bagi masyarakat," ucapnya.
Bupati juga berpesan agar selalu berhati-hati, teliti dalam setiap suatu proyek atau kegiatan, pastikan juga proyek pembangunan Kertajati Umroh Park Majalengka ini, aman dan tidak ada kendala apapun.
Karena di penghujung masa jabatannya ini, ia tidak ingin mewariskan persoalan apapun. Kertajati Umroh Park Majalengka ini dipastikan akan menjadi magnet daya tarik wisata di Majalengka, oleh karena itu bagi para Kepala OPD terkait untuk turut serta membantu dalam mensukseskan pembangunan tersebut.
"Sebagai Bupati Majalengka saya memandang serius mengenai proyek pembangunan wisata edukasi religi Kertajati Umroh Park Majalengka" ini, areal pusat edukasi umroh dan haji ini akan mendongkrak pariwisata kedepannya karena orang akan banyak datang ketempat ini, tentunya hal ini pun akan berdampak baik pada peningkatan perekonomian bagi warga masyarakat Majalengka khususnya warga sekitar tempat ini," pungkasnya.