Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bus terguling di Tol Cipali, 12 penumpang tewas

Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cipali KM 73 melibatkan Bus PO Handoyo no. Pol. AA 7626 OA, tepatnya di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat. Jum'at (15/11).

Bus terguling di Tol Cipali, 12 penumpang tewas
X
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.

Elshinta.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cipali KM 73 melibatkan Bus PO Handoyo no. Pol. AA 7626 OA, tepatnya di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat. Jum'at (15/11).

Sebanyak 12 korban dinyatakan meninggal dunia dan 9 luka-luka dibawa ke rumah sakit yang berbeda di Purwakarta.

Kecelakaan bus ini merupakan kecelakaan tunggal dimana bus tersebut adalah jurusan Jogjakarta - Bogor dikemudikan oleh Rio Tri Hermawan (33) warga Kota Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun 12 korban meninggal dunia dan dua korban luka berat berada di RS Abdul Radjak Purwakarta.

Sementara 7 korban lainya dievakuasi ke RS Siloam.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di RS Abdul Radjak rata-rata korban meninggal dunia mengalami luka yang parah.

Saat ini baru 10 korban yang teridentifikasi yaitu:

1. Mia Febrianti (40) Desa Duri Kelapa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat

2. Iskandar 1954 Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang

3. Resmi Asiatub (60) Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang

4. Kasdi (63) Desa Purwodadi, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang

5. Mashudi (57) Desa Salam, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang

6. Yekti Nugrahanti (45) Desa Salam, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang

7. Adelia (5 tahun) anak Mashudi dan Yekti

8. Siti Rohyati (57), warga Desa Ciracas, Jakarta Timur

9. Siti Munjayana (55) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang

10. Cholimah (68) Desa Bantir, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung.

Sementara dua lainya masih belum teridentifikasi.

Wadirlantas Polda Jawa Barat, AKBP Edwin Apandi mengatakan, proses evakuasi sudah selesai Pkl. 18.00 WIB dan ruas jalan sudah dapat dilintasi dari kedua arahnya.

Selanjutnya menurut Edwin, pihaknya akan melakukan identifikasi terhadap korban yang belum ditemukan identitasnya.

Dijelaskan Edwin, pihaknya akan mencari penyebab pasti kecelakaan itu supaya tidak terjadi lagi kecelakaan serupa.

"Sebenarnya titik TKP itu bukanlah titik rawan kecelakaan," jelas Edwin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi.

Diduga ada faktor yang mengakibatkan kecelakaan Bus Handoyo antara lain, faktor kendaraan atau faktor pengemudi, akan tetapi masih dalan proses penyelidikan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire