KPU Sukoharjo mulai rakit 12.689 kotak suara Pemilu 2024
Komisi Pemiliahan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memulai proses perakitan kotak suara Pemilu 2024. Sebanyak 12.689 unit dikerjakan oleh 20 orang perakit selama delapan hari kedepan. Perakitan kotak suara berbahan kardus tebal ini dijadwalkan selesai minggu depan.

Elshinta.com - Komisi Pemiliahan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memulai proses perakitan kotak suara Pemilu 2024. Sebanyak 12.689 unit dikerjakan oleh 20 orang perakit selama delapan hari kedepan. Perakitan kotak suara berbahan kardus tebal ini dijadwalkan selesai minggu depan.
Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo mengatakan, KPU sebelumnya telah merekrut pekerja untuk proses perakitan kotak suara dari kalangan masyarakat umum. Tetapi syarat bukan anggota atau partisipan partai politik menjadi syarat wajib bagi pelamar.
"Tadi sebelum mulai bekerja ada simulasi dulu. Dari simulasi diketahui satu kota bisa diselesaikan dalam waktu sekitar tiga menit, tapi soal kecepatan kan tergantung kemampuan," kata dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (18/12).
Syakbani menyebutkan, kotak yang sudah dirakit akan ditata dan disimpan digudang logistik KPU. Dalam penyimpanannya, kotak-kotak tersebut dibungkus plastik untuk menghindari kelembapan. Proses perakitan ini diawasi langsung oleh petugas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat sesuai dengan prosedur. Demikian halnya terkait pengamanan, petugas dari internal KPU dan kepolisian melaksanakan penjagaan gudang logistik melekat selama 24 jam.
Lebih lanjut Syakbani menegaskan, logistik pemilu yang sudah mulai tahap mengerjaan merupakan distribusi tahap satu. Meliputi diantaranya kotak suara, bilik suara, alat tulis kantor, tali kabel ties dan tinta. Sementara logistik tahap dua berupa surat suara, plano, formulir-formulir, templete dan sampul masih menunggu pengiriman.
"Perakitan kotak suara didahulukan karena dalam tahap pengesetan logistik nanti, bilik dan logistik lainnya akan dimasukkan ke kotak suara, disegel dan dikirim ke tempat pemungutan suara (TPS)," tutupnya.