Wujudkan Pemilu Damai, Pemkab Kudus gandeng FKUB
Berbeda warna politik adalah hal biasa, yang penting tetap bersaudara. Seruan itu diungkapkan Penjabat Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan saat membuka Kegiatan Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Senin (18/12).

Elshinta.com - Berbeda warna politik adalah hal biasa, yang penting tetap bersaudara. Seruan itu diungkapkan Penjabat Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan saat membuka Kegiatan Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Senin (18/12).
Bergas menjelaskan pendekatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam mengajak masyarakat tetap sejuk selama Pemilu sangat diperlukan. Ia meminta FKUB ikut berkontribusi mensosialisasikan bijaksana berpolitik kepada masyarakat. Keyakinan dan agama menjadi landasan agar tidak terkecoh dengan kampanye hitam dan politik identitas.
Lebih lanjut, Pj. Bupati mengimbau FKUB turut memberi pengertian masyarakat untuk menjaga kesehatan. Mengingat kasus Covid-19 di sejumlah wilayah meningkat. Menghadapi natal dan tahun baru, Bergas meminta masyarakat bersama-sama menjaga Kudus tetap nyaman dan damai.
"Mari sama-sama menjaga Kudus tetap nyaman dan damai," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (18/12).
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama Badan Kesbangpol Kudus I'in Vestriaswari menjelaskan tema kegiatan adalah Peran Forum Kerukunan Beragama dalam Menjaga Perdamaian dan Partisipasi Aktif Pemilu yang Demokratif". Kegiatan dilaksanakan guna memupuk persaudaraan, mencegah konflik sosial terutama menjelang Pemilu 2024.