Pemkab Pasaman bakal masukkan LLAWNas dalam kalender wisata tahunan
Dug!Dug!Dug! Gandang Tasa Lomba Lintas Alam Wisata Nasional (LLAWNas) 2023 secara resmi ditabuh Bupati Pasaman Sabar AS bersama unsur forkopimda, di taman wisata Equator Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (23/12).

Elshinta.com - Dug!Dug!Dug! Gandang Tasa Lomba Lintas Alam Wisata Nasional ( LLAWNas) 2023 secara resmi ditabuh Bupati Pasaman Sabar AS bersama unsur forkopimda, di taman wisata Equator Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (23/12).
Penabuhan tasa tersebut pertanda dibukanya rangkaian kegiatan LLAWNas 2023. Rangkaian kegiatan LLAWNas tersebut yakni ekspo bazar ekraf dan UMKM, penampilan kesenian tradisional dan lomba lintas alam.
Bupati Pasaman, Sabar AS dalam sambutanya mengatakan bahwa Pemkab Pasaman dibawah pimpinannya komit menjadi Pasaman tujuan wisata, oleh sebab itu butuh dukungan seluruh lapisan masyarakat.
"Kita komit jadikan Pasaman tujuan wisata," tegas Sabar AS seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthofa, Rabu (27/12).
Kegiatan yang dibuka malam ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan Pasaman tujuan wisata tersebut.
"Kegiatan ini salah satu bentuk dukungan dari komunitas," sebut Sabar AS.
"Oleh sebab itu, saya atas nama pribadi maupun Bupati Pasaman mengucapkan terima kasih atas pengorbanan dan dedikasi seluruh pihak terlibat atas pelaksanaan kegiatan ini," lanjut Sabar AS.
Ia mengatakan bahwa event ini adalah event bergensi, makanya perlu dijadikan kegiatan tahunan di setiap akhir tahun.
"Event bergensi dan kita jadikan kelander tahunan dan didaftarkan kedalam Karisma Event Nusantara (KEN)," tegasnya.
Sabar AS menghimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman terutama masyarakat Bonjol untuk bisa menjadi tuan rumah yang baik.
"Bonjol jadilah tuan rumah yang baik, mari tunjukkan saptapesona dengan baik, sehingga tamu-tamu akan memiliki kenangan yang baik di Pasaman," himbaunya.
"Dengan demikian mereka akan datang kembali dan mempromosikan pariwisata pasaman karena pariwisata itu butuh atraksi salah satunya seperti LLAWNas ini," tambah Sabar AS lagi.
Memajukan pariwisata juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan banyaknya potensi wisata Pasaman tinggal bagaimana masyarakat harus punya komitmen dalam mengeksekusinya agar semua potensi ini bisa dikembangkan. Begitu juga kepada pelaku UMKM dan ekraf bersama sama menggunakan event ini untuk mempromosikan produk dan meningkatkan relasi serta transaksi, sehingga mampu meningkatkan pendapatan.
Sementara itu, Rosben Aguswar selaku ketua panitia mengatakan bahwa sudah mendaftar lima puluh tim, dari sejumlah provinsi di Indonesia diantaranya dari Makassar, Kalimantan dan Jawa dan Sumatera.
Sedangkan UMKM dari dalam daerah diantaranya dari Bukittinggi, Batusangkar dan Pasaman Barat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Di bazar ekspo LLAWNas sudah enam puluh lapak yang mengisi, ada yang berasal dari Bukittinggi, Batusangkar dan Pasaman Barat. Setidaknya ada sepuluh kelompok kesenian yang akan tampil," ujar Rosben Aguswar.
Senada, Ketua LKAAM Pasaman, Khairul Dt. Bagindo Kali mengaku bangga dengan event yang dilaksanakan, karena akan lebih mudah mewujudkan Pasaman sebagai tujuan wisata dan akan mendukung penuh program prioritas ini.
"Kami mendukung bupati secara penuh dalam pengembangan wisata Pasaman," ungkapnya.