Terminal Sukoharjo tidak mengalami lonjakan aktifitas sepanjang libur Natal
Peningkatan aktivitas Terminal Sukoharjo, Jawa Tengah dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih akan terjadi hingga sepekan ini.

Elshinta.com - Peningkatan aktivitas Terminal Sukoharjo, Jawa Tengah dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih akan terjadi hingga sepekan ini. Baik kedatangan maupun keberangkatan penumpang bus jarak jauh. Pengelola terminal mengaku terjadi peningkatan aktivitas kedatangan dan keberangkatan meskipun angkanya tidak terlalu besar.
Koordinator Terminal Sukoharjo, Purwanto mengatakan, terminal kota ini menjadi terminal transit bus jarak jauh. Sehingga nyaris tidak nampak ada peningkatan jumlah kendaraan yang masuk. Tetapi, ada peningkatan jumlah penumpang yang turun di terminal. "Tetap ada peningkatan pemudik yang tiba di Sukoharjo pada libur akhir tahun ini," kata dia.
Menurutnya, Terminal Sukoharjo tetap melengkapi fasilitas pendukung untuk mengawal kelancaran arus mudik dan balik Nataru. Penempatan personel selama 24 jam di pos terminal untuk pengawasan keamanan pemudik yang menunggu di area terminal. Agen tiket bus tersedia di sekitar terminal.
"Serta kemudahan akses bagi penjemput yang akan membawa penumpang ke desa asalnya," ujar Purwanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (27/12).
Di Sukoharjo sendiri ada dua terminal tipe B yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Yakni Terminal Kartasura dan Terminal Sukoharjo. Untuk intensitas bus singgah memang lebih banyak di Terminal Sukoharjo. Sebab, terminal ini sebagai titik pemberhentian perantau dari wilayah selatan kabupaten. Bus yang singgah dan masuk biasanya memiliki titik pemberhentian terakhir di Kabupaten Wonogiri.
Sementara, dari pantauan CCTV milik Dinas Perhubungan Sukoharjo, arus kedatangan pemudik menjelang Natal lalu, dari pantauan kedatangan di Kartasura terjadi kenaikan jumlah kendaraan melintas. Kenaikannya mencapai 6,6 persen dibanding lalu lintas normal.
Sedang dari pantauan CCTV di Bulog, Telukan Kecamatan Grogol, kendaraan yang masuk dari arah Kota Solo bahkan naik hingga 34,5 persen dibanding lalu lintas normal. Arus kedatangan dimungkinkan akan kembali terjadi mendekati malam pergantian tahun nanti.