Dukungan akar rumput perbesar peluang Prabowo-Gibran menangkan Pilpres 2024
Dukungan akar rumput terhadap pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo-Gibran saat ini semakin menguat.

Elshinta.com - Dukungan akar rumput terhadap pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo-Gibran saat ini semakin menguat. Hal tersebut tidak terlepas dari visi dan misi Prabowo-Gibran yang terus mendorong Indonesia agar semakin lebih maju di masa depan.
Peneiliti Polling Institute Kennedy Muslim menyatakan bahwa dukungan akar rumput nantinya akan membuat Prabowo-Gibran memiliki potensi untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Ini disebabkan oleh fakta bahwa dukungan dari masyarakat akar rumput masih menunjukkan indikasi yang positif terhadap Prabowo-Gibran.
"Hasil survei kami menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran mendominasi dalam pemilih dari golongan menengah ke bawah," kata Kennedy Muslim ketika dihubungi pada hari Kamis (28/12/2023).
Hasil survei Polling Institute yang dilakukan pada periode 15-19 Desember 2023 juga menunjukkan bahwa dalam simulasi berdasarkan profesi, Prabowo-Gibran unggul di antara petani, peternak, dan nelayan dengan persentase 46,6 persen.
Selain itu, Prabowo-Gibran juga memimpin dalam dukungan dari masyarakat yang bekerja sebagai buruh, satpam, sopir, pedagang kecil, dan pekerja tidak tetap, dengan persentase 40,6 persen.
Melihat hal ini, Kennedy menambahkan bahwa tidak mengherankan jika elektabilitas Prabowo-Gibran berada di puncak, berkat dukungan yang kuat dari masyarakat akar rumput.
Dalam temuan yang sama dari simulasi dengan tiga pasangan calon, Prabowo-Gibran berhasil menduduki posisi teratas dalam elektabilitas dengan persentase 46,1 persen.
"Semua ini tentu memengaruhi elektabilitas, terutama bagi Prabowo-Gibran yang mengalami peningkatan signifikan," tambah Kennedy.
Prabowo Sering Blusukan Masyarakat Akar Rumput
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, menjelaskan bahwa kegiatan blusukan, seperti yang dilakukan Prabowo di Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (30/12/2023), bukanlah sesuatu yang luar biasa bagi mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD tersebut.
Habiburokhman menyatakan bahwa Prabowo telah sering melakukan blusukan sejak masih aktif sebagai anggota TNI, bahkan saat memimpin partai, dan bahkan saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan saat ini.
Dalam konteks kunjungan Prabowo ke Cilincing, Habiburokhman juga menegaskan bahwa tidak ada rekayasa yang terlibat.
Menurutnya, ada banyak orang yang mencari-cari kesalahan Prabowo dan seringkali membuat komentar negatif. Mereka bahkan menganggap bahwa blusukan Prabowo adalah tindakan yang direncanakan sebelumnya.
Habiburokhman juga mencatat bahwa Prabowo saat ini sedang menghadapi serangan politik karena posisinya yang cukup kuat dalam pemilihan. Ia menggunakan pepatah "semakin tinggi pohon, semakin besar anginnya" untuk menggambarkan situasi tersebut.
Menurutnya, semakin tinggi elektabilitas Prabowo-Gibran, semakin banyak akan muncul hoaks dan fitnah dari pesaing politik. Habiburokhman menjelaskan bahwa kritik dan serangan politik ini umumnya berasal dari pesaing politik, sementara rakyat mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Prabowo.
"Dalam kenyataannya, berbagai hoaks dan fitnah terhadap Prabowo justru dapat memperoleh simpati dari publik," tambah Habiburokhman.