Top
Begin typing your search above and press return to search.

Cawapres Muhaimin kunjungi kampung nelayan, Muara Angke

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar mengunjungi Kampung Nelayan di wilayah Muara Angke, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dan disambut warga. 

Cawapres Muhaimin kunjungi kampung nelayan, Muara Angke
X
Sumber foto: ME Sudiono/elshinta.com.

Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar mengunjungi kampung nelayan di wilayah Muara Angke, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dan disambut warga.

Pasangan Anis Baswedan ini datang dengan mengenakan baju koko warna putih memakai peci nasional hitam dan turun dari kendaraan jenis minibus Alphart Nopol B 2328 SIK, disambut warga. Muhaimin menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan warga nelayan setempat.

Dari kunjungannya ke wilayah Pelabuhan Muara Angke, menurt Muhaimin, ada 3 hal yang menjadi perhatian. Pertama nelayan tradisional harus bersaing dengan kapal-kapal yang menggunakan alat tangkap pukat harimau, alat tangkap berskala besar. "Tapi pelanggaran itu dibiarkan aparat," ujar Muhaimin seperti dilaporkan Reporter Elshinta, ME Sudiono, Rabu (3/1).

Ke 2 masalah klasik, kesulitan mendapatkan BBM solar, karena mengalami kenaikan 30% bila membelinya kurang dari 100 liter. Dan yang ke 3 mengenai pendangkalan di pantai dan sungai untuk sandar atau menepi, sehingga diperlukan penggalian agar lebih dalam lagi.

Program subsidi untuk nelayan berkapasitas miskin dan aksesnya tidak lagi menggunakan subsidi BBM, namun tentunya melalui data kemiskinan akan mendapatkan BBM.

Usai meminjau kampung nelayan di Muara Angke, Muhaimin menjelaskan kepada awak media, bahwa bansos adalah uang rakyat bukan uang presiden, bukan menteri, bukan, apa lagi uang calon presiden. "Bansos uang rakyat yang disahkan oleh DPR," tegasnya.

Lebih lanjut Cak imin, sapaan akrab Muhaimin, meminta netralitasnya dari aparat kepolisian, aparat pemda, aparat Bawaslu, termasuk KPU dan TNI.

"Karena kampanye dan pemilu bukan untuk kepentingan partai, atau kepentingan pasangan calon, tetapi ini benar-benar kepentingan nasional, sehingga semua fihak harus mendukung kampanye," ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire