Kasus kriminalitas di Kota Denpasar 2023 turun dibandingkan 2022
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar, Bali menegaskan bahwa tingkat kriminalitas di wilayahnya mengalami penurunan sepanjang 2023. Secara keseluruhan, tingkat kriminalitas menurun 12 persen pada 2023 dibandingkan dengan tingkat kriminalitas yang terjadi pada 2022.

Elshinta.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar, Bali menegaskan bahwa tingkat kriminalitas di wilayahnya mengalami penurunan sepanjang 2023. Secara keseluruhan, tingkat kriminalitas menurun 12 persen pada 2023 dibandingkan dengan tingkat kriminalitas yang terjadi pada 2022.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wisnu Prabowo kepada wartawan menjelaskan bahwa secara keseluruhan jumlah kriminalitas sebanyak 998 kasus sepanjang 2023 mengalami penurunan jika dibandingkan jumlah kasus kriminalitas yang terjadi pada 2022 sebanyak 1.134 kasus.
“Jumlah penyelesaian kasus 2022 sebanyak 869 kasus. Sementara pada 2023 hanya 780 kasus. Sedabgkan kasus yang mendominasi adalag pencurian biasa dengan 178 kasus pada 2023,” kata Kombes Pol. Wisnu Prabowo, Selasa (2/1).
Ia menambahkan sedangkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 91 kasus, dan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan jumlah kasus sebanyak 77 kasus.
Sedangkan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) pada 2023 sebanyak 250 kasus atau cenderung mengalami penurunan sebanyak 23 kasus jika dibandingkan sepanjang 2022 yang mencapai 245 kasus.
Sementara itu dalam kesempatan ini, Polresta Denpasar juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus narkotika sepanjang 2023 diantaranya narkotika jenis Sabu seberat 2965,66 gram senilai Rp5.338.188.000.
Kemudian narkotika jenis Ganja seberat 15.678,56 gram senilai Rp125.428.48 dan obat-obatan terlarang lainya sebanyak 2.000 butir senilai Rp60.000.000.
“Dengan demikian maka Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan 100.000 (seratus ribu) jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika (narkoba),” pungkas Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wisnu Prabowo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Kamis (3/1).