Survei LSN ungkap elektabilitas Prabowo-Gibran hampir sentuh 50%
Elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin melesat dan bahkan hampir menyentuh angka 50%. Demikian hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dirilis hari ini, Kamis (4/1).

Elshinta.com - Elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin melesat dan bahkan hampir menyentuh angka 50%. Demikian hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dirilis hari ini, Kamis (4/1).
Direktur Eksekutif LSN, Gema Nusantara Bakry dalam paparan hasil surveinya menjelaskan, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebesar 49,5%, disusul pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 24,3% dan pasangan Ganjar Pranowo-M Mahfud MD dengan elektabilitas 24,3%. Sementara itu sebanyak 5,7% responden belum bisa memutuskan pilihan pasangan calon.
“Pasangan Prabowo-Gibran mengalami perkembangan yang sangat progresif. Hanya dalam waktu sekitar sebulan elektabilitas pasangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu melesat 7,4%, yakni dari 42,1% di survei LSN November 2023 menjadi 49,5% di survei kali ini,” kata Gema dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Kamis (4/1).
Sementara itu, lanjut Gema, pasangan Anies-Muhaimin memperlihatkan performance yang stabil di angka 24-25%, sedangkan pasangan Ganjar-Mahfud MD cenderung terus merosot. “Jika pada survei LSN November 2023 elektabilitas Ganjar-Mahfud masih 28,8% dan berada di posisi kedua, kini tinggal 20,5% alias anjlok sebesar 8,3% hanya dalam waktu sebulan,” ungkapnya.
Menurut Gema, dengan gambaran perkembangan elektabilitas seperti tersebut di atas, terbuka peluang sangat lebar Pilpres 2024 akan tuntas dalam satu putaran. Berdasarkan pengalaman dalam berbagai survei nasional sebelumnya, akan sulit bagi pasangan Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud untuk menghentikan kemenangan Prabowo-Gibran dalam satu putaran saja.
“Selain gap elektabilitas kedua pasangan itu dengan Prabowo-Gibran terlampau lebar, berbagai perkembangan dan kecenderungan dalam politik nasional akhir-akhir ini juga semakin memperkuat kemungkinan Pilpres 2024 berlangsung satu putaran,” ujar Gema.
Survei LSN dilaksanakan pada 28 Desember 2023 s/d 2 Januari 2024 di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh Warga Negara Indonesia yang telah berumur minimal 17 tahun (memiliki e-KTP). Jumlah sampel sebanyak 1.420 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak berjenjang (multistage random sampling).
Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara melalui telepon dengan responden dipandu kuesioner. Sedangkan ambang kesalahan (margin of error) yang ditetapkan dalam survei ini sebesar +/- 2,6% dengan tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%. Validasi data mengacu pada data kependudukan yang dikeluarkan BPS.