Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pejabat tinggi Pratama Pemkab Boyolali diminta berikan pelayanan terbaik 

Awali Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melakukan penyegaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya.

Pejabat tinggi Pratama Pemkab Boyolali diminta berikan pelayanan terbaik 
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Awali Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melakukan penyegaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Bupati Boyolali Muhamad Said Hidayat melantik dan mengambil sumpah janji ke pejabat yang menduduki kursi jabatan kepala dinas maupun jabatan tinggi Pratama pada Kamis (04/01/2024).

Terdapat dua jabatan tinggi Pratama yang dilantik, yakni Erma Sri Windarti yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Persidangan dan Peraturan Perundang-Undangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Boyolali, kini beralih tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi dan Hukum. Adapula, Suraji sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali kini menjabat sebagai Kepala DLH Kabupaten Boyolali.

Bupati menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Usai kekosongan pejabat sudah terisi, maka yang menjadi tujuan pembangunan Kabupaten Boyolali akan segera dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan secepat mungkin.

“Segera menyesuaikan diri dan segera melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Membangun Kabupaten Boyolali ini dapat segera kita padukan menjadi langkah yang cepat dalam upaya memberikan pelayanan sebaik baiknya kepada masyarakat Boyolali dan dalam rangka penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Boyolali. Selamat bekerja, selamat menjalankan tugas,” kata Bupati Muhamad Said Hidayat seperti dilaporkan kontributor Elshinta Sarwoto.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, Waskitho Rahardjo menjelaskan, sebanyak 28 pejabat yang diambil sumpah/janji jabatan dan dilantik pada hari ini, terdiri dari jabatan tinggi pratama 4 orang, jabatan administrator 9 orang, jabatan pengawas 5 orang dan jabatan fungsional tertentu 10 orang.

“Dilakukan pelantikan untuk penyesuaian nomenklatur perangkat daerah yang baru. BP3D menjadi Bapperida dan BKP2D menjadi BKPSDM. Selain itu juga penyesuaian salah satu bidang di Dinas Kesehatan, ada tiga seksi yang mengalami penyesuaian nomenklatur,” kata Waskitho.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire