Deklarasi Tim Hukum Nasional Amin untuk pastikan proses hukum pemilu berjalan baik
Tim Hukum Nasional mendeklarasikan diri di Semarang, Jumat (5/1) untuk mendukung pasangan capres Anies Baswedan-Abdul Muhaimin (Amin). Tim hukum ini berisikan para advokat, ahli hukum hingga pecinta keadilan.

Elshinta.com - Tim Hukum Nasional mendeklarasikan diri di Semarang, Jumat (5/1) untuk mendukung pasangan capres Anies Baswedan-Abdul Muhaimin (Amin). Tim hukum ini berisikan para advokat, ahli hukum hingga pecinta keadilan.
Menurut Ketua Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin (THN AMIN) Ari Yusuf Amir menjelaskan, “Sebenarnya tim hukum di Jawa Tengah sudah lama terbentuk. Kali ini hanya simbolik saja. Kami sudah punya 34 tim hukum nasional di provinsi. Acara kali ini merupakan deklaras yang kesekian kalinya setelah di Sumetara Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, Lampung, DIY, dan daerah lainnya.”
Yusuf menjelaskan, Tim Hukum Nasional ini hadir untuk memastikan proses hukum dalam pemilu 2023 berjalan baik. Sebab, pihaknya menilai ada indikasi praktik curang yang terjadi.
"Kami khawatirkan kecurangan ini semakin lama semakin masif dan semakin terang-terangan. Hal itu justru dilakukan oleh aparat penyelenggara pemilu maupun aparat pemerintahan, aparat penegak hukum. Itu kami rasakan di lapangan," katanya.
Ia menilai pencabutan izin kegiatan kampanye Amin di sejumlah daerah merupakan bukti adanya kecurangan dengan campur tangan aparat.
“Karena itulah kami akan mengawal proses demokrasi ini,” tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Senin (8/1).
Sementara itu Co-Captain Tim Pemenangan Amin, Sudirman Said berharap agar aparat kepolisian, penyelanggara pemilu hingga pemerintah untuk netral. Ia berharap Presiden Joko Widodo memberikan contoh yang baik.