Prabowo-Gibran terus promosikan demokrasi dan pemilu yang bahagia dan damai
Pasangan Capres-cawapres, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka diharapkan selalu mempromosikan demokrasi, melaksanakan pemilihan umum yang bahagia dan damai, serta menahan diri dan politik yang memecah belah.

Elshinta.com - Pasangan Capres-cawapres, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka diharapkan selalu mempromosikan demokrasi, melaksanakan pemilihan umum yang bahagia dan damai, serta menahan diri dan politik yang memecah belah.
Haris Rusly Moti, Komandan TKN Golf, menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan fokus pada sosialisasi Prabowo-Gibran kepada masyarakat. "Terutama di tengah berbagai provokasi dan serangan yang diterima para relawan. Ini menjadi bukti dari komitmen relawan dalam memperkenalkan nilai-nilai cinta damai Prabowo-Gibran," kata Haris Rusly beberapa waktu lalu.
Sementara, Budiman Sudjatmiko, Wakil Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, juga menekankan bahwa memilih Prabowo dan Gibran merupakan pilihan untuk rekonsiliasi dan persatuan nasional. Dalam konferensi pers di Media Center Prabowo-Gibran di Jakarta, Budiman mengingatkan pentingnya persatuan bangsa Indonesia pasca-reformasi 1998, dengan tetap mempertahankan agenda Hak Asasi Manusia (HAM), pemerintahan yang baik, dan pemberantasan korupsi.
Menurut Budiman, agenda kemajuan Indonesia harus berpusat pada persatuan bangsa, dengan memasukkan hak asasi manusia dalam kerangka nasional dan menjaga kesehatan anak-anak Indonesia. Ini adalah pendekatan holistik yang diusung oleh Prabowo-Gibran, yang mempertimbangkan kemajuan ekonomi dan sosial serta kesejahteraan rakyat.
"Dengan fokus pada persatuan dan cinta damai, Prabowo-Gibran tidak hanya menawarkan visi politik yang matang, tetapi juga mempertahankan nilai-nilai fundamental yang diperlukan untuk kemajuan Indonesia," ujarnya.
Budiman mengatakan, sikap Prabowo-Gibran dalam menghadapi provokasi dan konflik, serta komitmen mereka terhadap diplomasi dan kolaborasi, mencerminkan pendekatan yang bijaksana dan matang dalam membangun masa depan Indonesia.
"Hal ini menjadi sangat penting di era di mana politik sering kali dicirikan oleh polarisasi dan konfrontasi. Dalam konteks ini, Prabowo-Gibran muncul sebagai contoh pemimpin yang memprioritaskan harmoni nasional dan penyelesaian konflik melalui dialog yang konstruktif dan empati, bukan melalui agitasi dan perpecahan," ucapnya.
Pemilihan mereka sebagai pemimpin tidak hanya akan menguntungkan dalam konteks stabilitas politik, tetapi juga dalam membentuk kebijakan publik yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan semua segmen masyarakat.
"Dengan fokus pada persatuan dan cinta damai, mereka berupaya untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik, di mana perbedaan dipandang sebagai kekuatan dan bukan sebagai sumber konflik," tambahnya.
Dijelaskan Budiman, pesan cinta damai yang disampaikan oleh Prabowo-Gibran dan tim mereka adalah sebuah pengingat bahwa politik bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Ini adalah nilai yang sangat dibutuhkan dalam konteks Indonesia saat ini, sebuah negara yang kaya akan keberagaman budaya dan etnis.
Dalam rangka mencapai visi ini, Prabowo-Gibran telah menetapkan diri mereka tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai pembawa perubahan. "Peran mereka dalam mempromosikan persatuan dan cinta damai diharapkan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masa depan politik dan masyarakat Indonesia," tandasnya.