Tim Inafis Polda Jateng dan Puslabfor Polri terus ungkap kasus kebakaran karaoke di Tegal
Tim Inafis Polda Jateng bersama Tim Labfor Mabes Polri terus berupaya untuk mengungkap kasus kebakaran yang terjadi di Karaoke Orange Tegal.

Elshinta.com - Tim Inafis Polda Jateng bersama Tim Labfor Mabes Polri terus berupaya untuk mengungkap kasus kebakaran yang terjadi di Karaoke Orange Tegal.
Kebakaran yang terjadi di Karaoke Orange Tegal ini terjadi pada hari Senin (15/01) lalu. Sedikitnya 6 orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tempat hiburan karaoke "New Orange Karaoke" di Jalan Veteran, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Keenamnya meninggal dunia diduga karena sesak napas dan kehabisan oksigen saat terjebak dalam kepungan asap.
Proses evakuasi berjalan dramatis. Selain menggunakan tangga darurat dari mobil khusus, petugas sampai membobol dinding untuk mencari penghuni gedung yang masih terjebak dalam insiden kebakaran tersebut.
Korban meninggal dunia yang merupakan pekerja Karaoke New Orange yaitu:
1. Nurmala Adrianti Binti Junta, Kelahiran Purwakarta, 2 Desember 2003. Alamat Kp. Ciseuti RT 002/001 Desa Tajursindang Kec. Sukatani Kab. Purwakarta.
2. Ika Nurhayatin, Kelahiran Bandung, 19 Januari 1997; Kp. Cibacang RT 002/004 Desa Cimerang Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat.
3. Putri Nur Fajar, Kelahiran Indramayu, 10 November 1995; Perum Cempaka Permai RT 003/006 Kel. Cempaka Kec. Talun Kab. Cirebon.(Pusk TB)
4. Anggun Silviana Putri Binti Edi Hartono; Tegal, 29 November 2001; Alamat Desa Kaladawa RT 005/001 Kec. Talang Kab. Tegal.
5. Ajeng Siti Qomariyah Binti Slamet Ristyanto Prabowo; Pemalang, 25 Juni 1997; Alamat Desa Bojongnangka RT 004/002 Kec. Pemalang Kab. Pemalang
6. Ila Saripah Binti Sukirman alias Tata; Purwakarta, 28 Mei 1993; Alamat Kp. Batukarut RT 003/001 Kel. Liunggunung Kec. Plered Kab. Purwakarta.
Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Jateng, AKBP Agus Endro Wibowo mengatakan, titik api diduga dari atas musala karena korsleting listrik.
Bagian yang terbakar atapnya yaitu plafon. Tetapi untuk apinya tidak menjalar, hanya asap. Sementara bangunan fisik gedung karaoke yang terbakar sedikit
"Diduga banyak asap tebal kemungkinan itu dari kabel-kabel yang terbakar sehingga baunya menyengat," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (16/1).
Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat korsleting yang membakar bagian atap mushala di lantai 3. "Kemungkinan sementara karena korsleting," kata AKBP Agus Endro.
Agus juga mengaku masih melakukan pendalaman. Sejumlah saksi belum bisa dimintai keterangan karena masih trauma.
"Dari para saksi belum sempat kita tanyai karena masih pada panik," pungkasnya.
Kasus kebakaran di Karaoke Orange Tegal ini masih terus dalam penyelidikan yang mendalam. Namun, kehadiran tim inafis Polda Jateng dan Tim Labfor Mabes Polri membawa harapan baru bahwa kasus ini akan segera terungkap.