Ara pamit baik-baik, Ketua DPC PDIP Majalengka minta kader tidak gaduh
Ratusan kader PDIP yang berada di sayap partai Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat telah mengikuti jejak Maruarar Sirait untuk pindah haluan dari PDIP.

Elshinta.com - Ratusan kader PDIP yang berada di sayap partai Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat telah mengikuti jejak Maruarar Sirait untuk pindah haluan dari PDIP.
Menyikapi hal tersebut ketua DPC PDIP Karna Sobahi, meminta kader tidak perlu gaduh atas langkah yang diambil Maruarar Sirait karena Ara pamit secara baik-baik bukan dipecat.
Disamping itu, Karna sobahi juga sangat menghormati dan menghargai keputusan Ara kendati diakuinya akan kehilangan Karena tercatat 15tahun bersama masyarakat dalam membesarkan dirinya dan PDIP di dapil Majalengka.
"Bang Ara pamit dari PDIP dengan baik-baik, penuh santun, dengan penuh mekanisme, datang baik-baik ke DPP menyerahkan kartu anggota sebagai anggota PDI Perjuangan. Dan dia mohon pamit karena sudah dibesarkan oleh partai dia mengucapkan terimakasih kepada PDI Perjuangan," ungkap Karna Sobahi, Selasa (16/1) sore di kediamannya di Kelurahan Cijati Majalengka.
Ia juga menilai, DPP PDIP faham saat ada anggota yang pamit dan akan berkiprah di tempat yang lain.
"Ya sebagai pimpinan partai yang di pusat tentu, ya memahami kehendak anggota ketika secara tulus ikhlas beliau pamit untuk berkarya dan berbakti di tempat lain, itu yang harus dipahami," kata Karna seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (17/1).
"Jadi sebetulnya tidak harus ada gaduh, atau aksi, dia kan baik-baik, beliau bukan dipecat tetapi beliau pamit mengundurkan diri secara beretika, secara aturan kami ingin mengembalikan kartu anggota sebagai anggota PDI Perjuangan, selesai," tambahnya.
Kendati, belum tahu langkah Ara akan menuju kemana, Karna Sobahi menyebut partai harus memahami ketika ada anggotanya secara baik-baik secara beretika dan penuh santun pamit dari PDI Perjuangan.
Sementara menyinggung, efek dari hengkangnya Maruarar Sirait dari PDIP, Karna Sobahi mengatakan biar masyarakat yang akan menentukan arena dalam politik beda pilihan adalah biasa. Dan itu kata dia merupakan dinamika yang harus terjadi dalam demokrasi.
'Saya menghargai dan luar biasa. Tentu kita merasa kehilangan dengan beliau tidak ada. Karena beliau orang baik. Selama 15 tahun dia didukung oleh masyarakat Majalengka menjadi anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan," tandasnya.
Sehingga kata dia, mengingat Ara merasa telah dibesarkan oleh PDIP, secara pribadi Maruarar Sirait telah berpamitan kepada Karna Sobahi sebagai ketua DPC PDIP Majalengka.
"Merasa dibesarkan oleh PDI Perjuangan beliau WA saya, 'Pak Karna, Pak Ketua DPC, saya izin pamit dari PDI Perjuangan', ya selesai." Ungkapnya.
"Makanya saya tadi kaget ada ramai-ramai ke DPC. Maksudnya saya juga kurang tahu, karena itu bukan anggota partai, itu sayap partai, TMP, Itu silahkan nanti keanggotaan dalam partai mau kayak apa. Apakah yang TMP sekarang mau membubarkan diri nanti kemudian ada pemilihan baru lagi yang bersangkutan ikut nanti ke bang Ara secara politis itu mah kita harus menghargai, beda politik itu harus dihargai oleh kita nggak boleh dipaksa-paksa," sambungnya.
Karna Sobahi juga meminta masyarakat untuk tetap menciptakan kondusifitas daerah, beda pilihan itu kata dia hal biasa dalam demokrasi.
Sedangkan terkait, struktur kepengurusan DPC TMP Majalengka, Karna.Sobahi mengaku hanya tahun strukturnya saja namu. Kurang mengetahui hingga ke bawah.