Top
Begin typing your search above and press return to search.

Plastic Bank, solusi pengentasan kemiskinan pemulung sampah di Indonesia 

Platform Plastic Bank Indonesia bersama dengan komunitas peduli lingkungan mampu mengumpulkan sekitar 12 ribu ton sampah plastik yang dapat di daur ulang sepanjang 2023 dengan cara melibatkan atau memberdayakan masyarakat seperti pemulung dan komunitas peduli sampah terkait lainnya. 

Plastic Bank, solusi pengentasan kemiskinan pemulung sampah di Indonesia 
X
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Platform Plastic Bank Indonesia bersama dengan komunitas peduli lingkungan mampu mengumpulkan sekitar 12 ribu ton sampah plastik yang dapat di daur ulang sepanjang 2023 dengan cara melibatkan atau memberdayakan masyarakat seperti pemulung dan komunitas peduli sampah terkait lainnya.

Hal ini tentu saja merupakan capaian yang luar biasa, khususnya bagi Plastic Bank Indonesia dalam rangka mengurangi dampak polusi limbah atau sampah plastik. Selain itu juga merupakan solusi dalam rangka membantu Pemerintah Indonesia terkait mengentaskan kemiskinan, khususnya bagi para pemulung.

David Katz selaku Founder (pendiri) Platform Plastic Bank mengatakan, bahwa sejak berdiri paa 2019, Plastic Bank totalnya telah memberikan insentif sebesar Rp 50,5 miliar dengan memberdayakan masyarakat komunitas yang tergabung dalam Social Recycling.

“Pada 2023 dari total sekitar 12 ribu ton sampah plastik tersebut maka insentif yang telah diberikan Rp 11,7 miliar, itu hanya di Indonesia saja,” kata David Katz selaku Founder (pendiri) Platform Plastic Bank kepada wartawan di Bali Selasa (16/1).

Sementara itu sebegai informasi kelompok atau komunitas pengumpul plastik tidak hanya sekedar mengumpulkan sampah plastik untuk didaur ulang, namun mereka juga banyak menerima manfaat lainnya.

Mereka juga mendapatkan banyak manfaat lainnya diantaranya asuransi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Kemudian juga mendapatkan layanan konektivitas digita dan juga keuangan,” kata Debora Aritonang selaku Manager Pemasaran dan Komunikasi Plastic Bank.

Debora Aritonang juga menambahkan bahwa saat ini komunitas yang tergabung dalam Pastic Bank Indonesia sudah ada di 10 Provinsi . Rinciannya terdapat 230 mitra pengepul di Indonesia bersama dengan 569 mitra pengepul lainnya secara global telah bergabung dalam komunitas peduli sampah plastik ini.

Berdasarkan data, saat ini Indonesia berada peringkat ke 3 di negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN) setelah Filipina dan Malaysia yang masuk dalam kategori negara darurat limbah atau sampah plastik.

Sedangkan secara global, Indonesia hingga saat ini juga masih berada di peringkat ke 5 yang masuk dalam kategori negara dengan polusi limbah atau sampah plastik tertinggi di dunia.

“Di Indonesia terdapat 3,7 juta orang yang bekerja sebagai pemulung sampah, dimana mereka kebanyakan justru hidup dibawah garis kemiskinan,” jelas Debora Aritonang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Rabu (17/1).

“Pemulung kebanyakan pendapatan sangat rendah dan tidak menentu, salah satunya disebabkan karena harga sampah (plastik) yang naik turun (fluktuatif),” pungkas Debora Aritonang.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire