Top
Begin typing your search above and press return to search.

DPC TMP Majalengka sebut 150 kader TMP hengkang dari PDIP, kebohongan publik 

Ketua DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Sabungan Simatupang menyanggah buntut dari hengkangnya Maruarar Sirait dari DPP PDIP berimbas keluarnya 150 anggota TMP  dari PDIP.

DPC TMP Majalengka sebut 150 kader TMP hengkang dari PDIP, kebohongan publik 
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Sabungan Simatupang menyanggah buntut dari hengkangnya Maruarar Sirait dari DPP PDIP berimbas keluarnya 150 anggota TMP dari PDIP.

Menurutnya massa yang datang ke DPC PDIP Majalengka pada hari Rabu (17/1) dan mengatasnamakan TMP Majalengka diketahui hanya 3 orang yang merupakan pengurus TMP Majalengka sementara sisanya dipertanyakan.

Kepada media Sabungan mengklarifikasi tentang 150 anggota TMP yang keluar dari PDIP yang memilih untuk mengikuti jejak Maruarar Sirait dan Jokowi, menurutnya sebagai kebohongan publik.

Sabungan menyebut, sebagai ketua DPC TMP Majalengka, ia tidak mengetahui dan tidak mendapatkan laporan akan ada aksi 150 kader TMP Majalengka mundur dari PDIP.

Sabungan juga menegaskan, dari foto dan video yang ia lihat, hanya ada 3 pengurus yang nampak. Sehingga ia memastikan info 150 pengurus TMP Majalengka keluar ia nyatakan tidak benar.

Dengan tegas Sabungan akan memecat 3 orang tersebut, mengeluarkan dan mengganti dengan kepengurusan yang baru.

"Itu pun akan kami proses (akan mengganti kepengurusan), kami keluarkan dari kepengurusan," kata Sabungan, usai rapat bersama jajaran pengurus DPC PDIP di sekretariat DPC PDIP Jln. Pemuda, Kamis (18/1).

Sementara terkait 150 orang yang dibawa bendahara TMP Dena M. Ramdhan, Sabungan memastikan ia tidak mengetahui akan ada aksi tersebut dan menyebut pihaknya tetap tegak lurus dengan PDIP mendukung Ganjar - Mahfud.

"Atas nama TMP, kalau ini membuat kegaduhan, saya mohon maaf. Taruna Merah Putih (TMP) Majalengka saya tegaskan tegak lurus mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menjadi Presiden dan Wakil Presiden," tandasnya

"TMP Majalengka tegak lurus dengan DPC, siap perintah, siap melaksanakan seluruh tugas-tugas untuk pemenangan Pilpres, Pileg, dan pemenangan-pemenangan selanjutnya yang ditugaskan oleh partai kepada Taruna Merah Putih," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Majalengka Karna Sobahi sangat menyayangkan atas aksi tersebut. Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh kelompok yang dibawa Dena M. Ramdhan menurutnya tidak beretika.

"Setelah saya lihat foto dan video dari teman-teman, saya lebih kaget lagi karena (aksinya) dengan tidak beraturan, masuk ruangan ketua DPC tanpa izin dan lain sebagainya. Yang nerima kan cuma staf, nggak ada pengurus DPC dan menyerahkan begitu saja, ini kan tanpa etika dan tatakrama. Sehingga muncul pertanyaan, ada apa di belakang ini," kata Karna seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Jumat (19/1).

Menyikapi hal tersebut kata dia, PDIP Majalengka akan segera mengambil langkah agar tidak menimbulkan persepsi buruk di mata publik. Langkah yang pertama akan melaporkan hal tersebut ke internal partai.

"Langkahnya, saya akan memberikan laporan ke DPP (PDIP) duduk persoalan yang sebenarnya mengenai kejadian kemarin, karena viral nya kan 150 kader PDI Perjuangan mengundurkan diri. Saya bilang yang mana gitu kan, ini kan sudah pembohongan publik kan ya. Dan ternyata cuma 3 orang (kader TMP) itupun tanpa lapor," ucap Karna.

Disinggung apakah kedepannya akan lapor lewat jalur hukum, Karna menegaskan pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu.

"Nanti kita akan kaji dulu," tegasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire