Minggu, 24 Juni 2018 | 21:41 WIB

Daftar | Login

/

BPBD Lebak imbau warga agar waspadai tanah longsor

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau warga yang tinggal di daerah aliran sungai dan perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan longsor, menyusul curah hujan selama beberapa hari terakhir di daerah itu.</p><p>"Kita berharap kewaspadaan ini guna mengantisipasi risiko korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Rangkasbitung, Minggu (8/11).</p><p>Selama ini, daerah rawan longsor di Kabupaten Lebak tersebar di 11 kecamatan karena lokasinya di perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS).</p><p>Sebanyak sembilan kecamatan itu, adalah Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga, Rangkasbitung, Leuwidamar dan Cigemblong.</p><p>"Kami selalu mengingatkan warga tetap waspada untuk menghindari jatuh korban jiwa," katanya.</p><p>Ia menjelaskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan November sudah memasuki musim pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan.</p><p>Biasanya, musim pancaroba itu, selain berpotensi longsor juga angin kencang serta sambaran petir.</p><p>Namun, kata dia, curah hujan tersebut tidak menimbulkan banjir.</p><p>Saat ini, wilayah Kabupaten Lebak merupakan langganan longsor karena selain terdapat DAS juga topografi perbukitan dan pegunungan.</p><p>"Kami saat ini tetap berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, kecamatan, dan desa untuk mengatasi longsor itu," katanya.</p><p>Koordinator Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak Aan Wiguna mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan tim guna membantu warga yang tertimpa musibah, baik banjir maupun tanah longsor.</p><p>"Kami sudah siap melayani masyarakat saat terjadi bencana alam," katanya.</p><p>Ia menjelaskan saat ini jumlah anggota relawan Tagana tercatat 228 personel yang tersebar di 28 kecamatan.</p><p>"Relawan Tagana Lebak selalu siap 24 jam dalam memberikan bantuan pertolongan kepada warga yang tertimpa musibah. Kami juga selalu menjalin komunikasi aktif baik dengan unsur desa, muspika, hingga BPBD Lebak," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 24 Juni 2018 - 20:23 WIB

Transaksi kopi Indonesia capai Rp80 miliar pada WoC

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 20:11 WIB

18.273 pemudik tiba di Gambir hingga H+8 Lebaran

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 19:49 WIB

Pemkab Banyuwangi normalkan saluran irigasi pasca banjir

Pembangunan | 24 Juni 2018 - 19:37 WIB

Pembangunan jembatan Bengawan Solo hampir selesai

Lingkungan | 24 Juni 2018 - 19:13 WIB

Bunga bangkai langka siap mekar di Bengkulu

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com