Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kepala BNN RI bersama Forkopimda Aceh Utara musnahkan ladang ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dan Polres Aceh Utara beserta forkopimda Aceh Utara melakukan pemusnahan terhadap 22. 864 tanaman ganja di ladang seluas 2 hektar berlokasi di perbukitan di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Rabu (24/1). 

Kepala BNN RI bersama Forkopimda Aceh Utara musnahkan ladang ganja
X
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dan Polres Aceh Utara beserta forkopimda Aceh Utara melakukan pemusnahan terhadap 22. 864 tanaman ganja di ladang seluas 2 hektar berlokasi di perbukitan di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Rabu (24/1).

Pemusnahan itu dilakukan dengan cara dicabut dan dibakar yang dipimpin oleh Kepala BNN RI, Komjend Marthinus Hukom, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. I Wayan Sugiri, Direktur Narkotika BNN RI, Alexander Sabar, Direktur Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti BNN RI, Brigjen Pol. Aldrin MP Hutabarat, Direktur Interdiksi BNN, Terry Zakiar Muslim, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, serta Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen. Pol. Rudy Ahmad Sudrajat, Kapores Aceh Utara AKBP Deden Heksa Serta Dandim 0103/Aceh Utara Mahkyar yang turun langsung memimpin operasi pemusnahan 3 (tiga) titik lokasi penanaman ganja yang berada pada lahan seluas lebih kurang dua hektar tersebut.

Brigjend M. Hukom menjelaskan, penemuan ladang itu berawal dari informasi masyarakat yang didapat lalu dilakukan pengembangan atas laporan tersebut.

"Kemudian kami dari pihak BNN melakukan pengembangan dan berhasil diketahui letak ladang ganja tersebut, untuk tersangkanya belom kita dapati dan siapa pemilik dari lahan ganja ini juga belom kita ketahui tetapi kita akan bekerja ekstra untuk mengungkap siapa pemilik dari lahan ganja ini," jelas M.Hukom seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (24/1).

Lanjutnya, luas ladang ganja secara keseluruhan diperkirakan 2 hektar dengan jenis tanaman bervariasi, dari bibit sampai ada yang sudah dipanen. dengan jumlah keseluruhan sebanyak 22. 864 batang ganja dengan asumsi 11 Ton Ganja basah. terlihat juga di lokasi bahwa 1 Goni ukuran 60 kilo ganja kering yang sudah di persiapkan untuk pengangkutan.

"Puluhan ribu tanaman ganja dimusnahkan dengan cara dibakar dan sebagian diambil untuk sampel laboratorium dan barang bukti." kata Kepala BNN RI.

Hal ini merupakan komitmen BNN RI sebagai leading institution dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) untuk melindungi masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman narkotika.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire