Top
Begin typing your search above and press return to search.

Vaksinasi polio di Sukoharjo capai target cakupan

Program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah hampir menyelesaikan target sasaran.

Vaksinasi polio di Sukoharjo capai target cakupan
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah hampir menyelesaikan target sasaran. PIN Polio putaran pertama berhasil menjangkau sasaran sebanyak 94,8 persen dari total sasaran sebanyak 93.840 anak usia 0-7 tahun. Pemkab Sukoharjo menargetkan keberhasilan cakupan sebanyak 95 persen setiap tahap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu mengatakan, dengan data sasaran yang sudah diterima dinas kesehatan, tinggal sebagian kecil yang belum terjangkau vaksinasi. DKK melakukan penyisiran atau sweeping pada data yang tercecer. Biasanya sasaran ini berhalangan hadir saat pelaksanaan PIN di sekolah karena sakit. Bagi sasaran bawah lima tahun dilakukan jemput bola ke Posyandu yang ada ditiap-tiap dusun.

"Tenaga kesehatan mendatangi sasaran langsung ke lingkungan mereka," kata Tuti.

Tri Tuti menambahkan, secara umum tidak ada penolakan PIN vaksin Polio di Sukoharjo oleh kalangan masyarakat. Sisa target yang belum terjangkau imunisasi karena memang kondisi anak kurang sehat. Para orang tua juga menerima tenaga kesehatan yang melakukan sweeping saat mendatangi anak yang belum di vaksin.

"Belum di vaksin karena saat kegiatan kondisi anak sedang flu dan sebagainya," tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (24/1).

Dia menyebutkan, vaksin Polio yang diberikan kepada anak-anak berbentuk cair dengan cara ditetes tidak disuntikkan, dan diberikan langsung oleh tenaga kesehatan yang ditugaskan.DKK kembali akan menggulirkan PIN Polio putaran kedua terhitung jeda satu bulan dari putaran pertama pada Bulan Februari mendatang.

PIN Polio di Sukoharjo, lanjutnya, sebagai upaya penanggulangan dan antisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Polio Tipe 2. Sukoharjo masih nihil temuan kasus lumpuh layu akut atau Acute Flaccid Paralysis (AFP), bisa dikatakan masih bebas Polio. Namun menjadi daerah dengan risiko penularan tinggi lantaran kasus infeksi Polio yang ditemukan di Kabupaten Klaten.

Diketahui dua wilayah ini saling berbatasan langsung.Penyakit akibat infeksi virus Polio ini menular, selain itu penderita juga akan mengalami cacat permanen setelah sembuh dari serangan virus.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire