TNI dan warga evakuasi material longsor, buka akses jalan di lereng Merapi
TNI Kodim 0724/Boyolali Jawa Tengah bersama warga melakukan kerja bakti evakuasi material longsor yang menutupi jalan di Dukuh Suroteleng Wetan, Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (24/1).

Elshinta.com - TNI Kodim 0724/Boyolali Jawa Tengah bersama warga melakukan kerja bakti evakuasi material longsor yang menutupi jalan di Dukuh Suroteleng Wetan, Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (24/1).
Babinsa Koramil Selo Sertu Sigit memimpin kerja bakti tersebut. Evakuasi material longsor dilakukan agar jalur kembali dapat dilewati dan aktivitas warga kembali normal.
Sertu Sigit mengatakan, akibat hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanah longsor yang menutupi akses jalan. Material longsor kurang lebih sepanjang 7 meter, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melewati jalan tersebut.
“Dengan alat seadanya, kami bersama pemerintah desa Suroteleng dan masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor berupa tanah dan bebatuan yang menutupi jalan,” kata Sertu Sigit seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (24/1).
Dengan kegiatan kerja bakti ini diharapkan arus lalu lintas yang melewati jalan Dukuh Kaliurang dapat berjalan normal kembali baik kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga berjalan dengan baik,” tambahnya.
Babinsa juga mengimbau kepada warga maupun pengguna jalan agar tingkatkan kewaspadaannya, mengingat beberapa titik di wilayah Selo rawan longsor. Terlebih, sampai saat ini kondisi curah hujan masih cukup tinggi.
Di tempat terpisah, Danramil 07/Selo Kapten Inf Slamet Jaka M menyampaikan, salah satu tugas TNI dalam hal ini Babinsa yaitu membantu warga, mengatasi kesulitan di sekelilingnya serta menjadi motor penggerak, sehingga warga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
“Akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi,masyarakat perlu mewaspadai hujan intensitas tinggi," kata Slamet Jaka M.