Pj Wali Kota Salatiga apresiasi anggota KPPS yang dilantik kawal Pemilu 2024
Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani, menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah 4.564 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh Ketua KPU Salatiga, Yesaya Tiluata, yang nantinya disebar ke seluruh 652 TPS di Salatiga. Pelantikan diselenggarakan serentak di 3 tempat yaitu GPD Kota Salatiga, Tennis Indoor Kridanggo, dan terpusat di Gedung Disbun Jateng, Salatiga, Kamis (25/1).

Elshinta.com - Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani, menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah 4.564 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh Ketua KPU Salatiga, Yesaya Tiluata, yang nantinya disebar ke seluruh 652 TPS di Salatiga. Pelantikan diselenggarakan serentak di 3 tempat yaitu GPD Kota Salatiga, Tennis Indoor Kridanggo, dan terpusat di Gedung Disbun Jateng, Salatiga, Kamis (25/1).
Dalam Sambutan Ketua KPU RI yang dibacakan oleh Ketua KPU Salatiga, Tugas dan Fungsi KPPS sangatlah penting dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara. Pelantikan ini juga ditandai dengan penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak di lokasi Pelantikan.
“KPU menyadari dengan tercetaknya banyak logistik pemilu berbahan baku kertas memberikan dampak signifikan terhadap kelestarian alam. KPU memandang pentingnya penanaman bibit-bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” tulis Hasyim Asy'ari seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto.
Yesaya menambahkan, pekerjaan mereka tidak hanya di hari H saja, namun ada rangkaian tugas yang harus dilakukan sebelum hari pencoblosan datang.
“Mereka akan mulai bekerja sejak dilantik. Tugasnya KPPS nanti adalah bagaimana sinkronisasi dan mendapatkan data DPT di masing-masing TPS. Itu nanti akan diberikan oleh PPS dan kemudian nanti bagaimana distribusi logistik juga nanti akan diterima oleh KPPS,” ucap Ketua KPU Salatiga.
Sementara itu Yasip Khasani mengucapkan terima kasih atas kesediaan mereka mewakafkan waktunya untuk mengawal momen Pemilu 2024.
“Empat pilihan ini yang menjadi tanggungjawab panjenengan semua dan saya harapkan panjenengan dengan ikhlas menjalankan. Jadi hasilnya mungkin tidak seperti yang diharapkan panjenengan tetapi itulah hasil pilihan dari masyarakat yang harus dikawal sampai ke tingkat nasional,” katanya.
Ia juga menitipkan anggota KPPS kepada setiap lurah untuk bisa diperhatikan saat bekerja di TPS masing-masing.
“Dan juga panjenengan kalau membutuhkan suport dari pemerintah kota segera hubungi bu lurah sama pak lurah yang terdekat dengan panjenengan semua. Dan tentunya pak lurah dan bu lurah saya nitip njih, KPPS nya dijaga. Kalau ada yang sakit segera laporkan ke puskesmas untuk dapat penanganannya,” imbuhnya.