Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pendaki asal Grobogan jatuh di Gunung Muria berhasil diselamatkan 

Tim relawan gabungan dari Destana Japan, SAR Jepara, Relawan BPBD Kabupaten Kudus, Polsek, koramil, Kecamatan dan warga Japan Kecamatan Dawe berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki asal Kabupaten Grobogan Jawa Tengah yang jatuh saat melakukan pendakian di jalur Argopiloso lereng gunung Muria.

Pendaki asal Grobogan jatuh di Gunung Muria berhasil diselamatkan 
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim relawan gabungan dari Destana Japan, SAR Jepara, Relawan BPBD Kabupaten Kudus, Polsek, koramil, Kecamatan dan warga Japan Kecamatan Dawe berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki asal Kabupaten Grobogan Jawa Tengah yang jatuh saat melakukan pendakian di jalur Argopiloso lereng gunung Muria.

Pendaki yang bernama Robiatul Nurul Fadilah (21) warga dusun Kedaton RT 9 RW 4 Desa Pulorejo kecamatan Purwodadi

Kabupaten Grobogan mendaki gunung Muria bersama teman-temannya. Saat turun dari gunung karena cuaca hujan dan juga korban yang kecapekan setelah mendaki dari mulai pukul 05.30 WIB sehingga terpeset dan jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

Kasi kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus Ahmad Munaji mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya seorang pendaki yang jatuh di jalur pendakian Argopiloso kawasan Desa Japan Kecamatan Dawe. Tim relawan langsung dikerahkan ke lokasi untuk mencari titik pendaki yang jatuh tersebut.

Dijelaskan, kronologisnya, pada pukul 05.30 WIB, para pendaki berjumlah 8 personil sampai dipuncak pukul 12.00 WIB, kemudian mereka beristirahat sampai pukul 12.45 WIB. Ditengah perjalanan turun korban terpeleset jatuh ke jurang dengan kedalaman 80 meter, namun tersangkut pohon sehingga tidak terjatuh lebih dalam kekurangan. Mengetahui kejadian tersebut teman korban yang bernama Udin berusaha menolong dengan tali akar-akaran dan menyingkirkan batu yang mau mengenai tubuh korban. Sedangkan teman korban yang bernama Khotibul Umam membantu untuk menolong korban.

"Salwa Malikha dan Muchlas Abrar Susanto teman pendaki lainnya turun untuk meminta bantuan kepada warga sekitar" kata Munaji seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (28/1).

Tim relawan BPBD dan relawan gabungan lainnya tiba dilokasi pukul 15.00 WIB yang langsung membantu mengevakuasi korban. Namun, korban yang bertubuh tambun dengan berat badan 70 kilogram dengan tinggi badan 170 Centimeter cukup menyulitkan para relawan. Dimana, korban saat itu mengalami luka pada kaki kiri dan luka di punggung sebelah bawah dan perut lecet.

"Proses evakuasi cukup memakan waktu lama dan sulit sebab lokasi yang merupakan tebing yang curam. Proses evakuasi dimulai pukul 04.00 WIB sampai pukul 20 .00 WIB bahkan Tim relawan bergantian mengendong korban" imbuhnya.

Untuk kondisi korban mengalami cidera kaki kiri dan kedinginan dan dibawa ke Puskesmas Dawe untuk mendapatkan perawatan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire