Sebanyak 21.889 anggota KPPS di Langkat ikuti bimtek
Sebanyak 21.889 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Langkat. Bimtek ini digelar mulai tanggal 26-30 Januari di desa dan kelurahan masing-masing.

Elshinta.com - Sebanyak 21.889 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Langkat. Bimtek ini digelar mulai tanggal 26-30 Januari di desa dan kelurahan masing-masing.
Hal itu dikatakan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Langkat, Magfirah Fitri Menjerang saat monitoring bimtek KPPS di Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Minggu (28/1).
KPU Kabupaten Langkat memandang pentingnya bimbingan teknis ini karena ini merupakan pembekalan kepada KPPS terkait teknis penyelenggaraan pemungutan suara dan juga penghitungan suara serta pengisian formulir, selain itu juga disampaikan tata cara pengisian aplikasi Sirekap. Kalau pada Pemilu 2019 anggota KPPS hanya satu orang yang di bimtek berbeda dengan Pemilu tahun 2024 ini ke tujuh anggota KPPS di bimtek, agar mendapat pemahaman dan pengetahuan serta ilmu yang sama.
"Ini penting Pemilu 2024 ini berbeda dengan Pemilu 2019 dimana anggota KPPS yang di bimtek itu tujuh orang agar mereka mendapat pemahaman dan pengetahuan yang sama. Sedangkan pada Pemilu tahun 2019 anggota KPPS yang di bimtek hanya satu orang saja," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Minggu (28/1).
Masih kata Magfirah, seluruh KPPS yang menjalani bimtek sesuai arahan dari KPU RI, mengingat tantangan ke depan Pemilu 2024 ini semakin kompleks dan menghindari terjadinya jatuh korban seperti pada saat pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 lalu. "Kami berharap agar anggota KPPS dalam bekerja berpedoman kepada ketentuan perundang-undangan, kode etik penyelenggara pemilu, bekerja secara profesional, berintegritas, bertanggung jawab dan transparan,” tutupnya.
Sementara itu Ketua PPK Secanggang Kusmiono mengatakan, di Kecamatan Secanggang ada 1.470 petugas KPPS yang mengikuti bimbingan teknis dari 16 desa dan 1 kelurahan. "Bimtek ini dibagi empat wilayah, beberapa desa digabung di satu tempat, agar setiap hari itu ada empat desa yang diberikan bimbingan teknis, agar petugas KPPS benar-benar paham dengan tugasnya di TPS nantinya," kata Kusmiono.