Top
Begin typing your search above and press return to search.

Seorang warga yang ditangkap Densus 88 di Meliwis dikenal baik di masyarakat 

Kepala Desa  Meliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Hardani membenarkan ada salah satu warganya yang ditangkap tim Densus 88 anti teror pada Sabtu (27/1/2024) siang.

Seorang warga yang ditangkap Densus 88 di Meliwis dikenal baik di masyarakat 
X
Lokasi penangkapan terduga teroris di Desa Meliwis, Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali Jawatengah, Sabtu (27/1/2024) Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Desa Meliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Hardani membenarkan ada salah satu warganya yang ditangkap tim Densus 88 anti teror pada Sabtu (27/1/2024) siang. Salah satu warga itu adalah bernama Tukiman, beralamat di Dukuh Kukuh Rejo, Desa Meliwis, Kecamatan Cepogo, Boyolali.

Hardani mengatakan, pihaknya tak menyangka warganya tersebut ditangkap Densus 88 atas dugaan terorisme. Sebab, di masyarakat yang bersangkutan dikenal baik.

"Saya ya kaget, tak menyangka yang bersangkutan ditangkap Densus. Karena di masyarakat juga baik, sosial juga baik, komunitas juga baik. Kegotongroyongannya juga baik.Yang bersangkutan keseharian bekerja sebagai buruh kerajinan tembaga, berangkat pagi pulang sore." kata Hardani, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto, Senin (29/1).

Lebih lanjut Hardani mengatakan, warganya tersebut ditangkap Densus 88 pada Sabtu (27/1/2024) sekitar pukul 12 wib. Dari penggeledahan di rumah yang bersangkutan, petugas membawa buku dan senapan angin. Hardani belum mengetahui pasti sebab warganya tersebut ditangkap Densus.

."Dari informasi Pak Kadus, dari penggeledahan itu petugas mengamankan buku dan senapan angin. Tapi tidak tahu judul maupun isi buku yang dibawa petugas itu," kata Hardani seraya menambahkan bahwa yang bersangkutan kesehariannya tinggal bersama istri dan tiga orang anaknya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire