Melalui Partai Buruh dan parpol lain, 42 kader buruh ikut 'nyaleg'
Sebanyak 42 calon legislatif yang berasal dari buruh pada Pemilu 2024, ikut berkompetisi guna memperjuangkan aspirasi buruh karena selama ini belum optimalnya kebijakan terhadap buruh.

Elshinta.com - Sebanyak 42 calon legislatif yang berasal dari buruh pada Pemilu 2024, ikut berkompetisi guna memperjuangkan aspirasi buruh karena selama ini belum optimalnya kebijakan terhadap buruh.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) wilayah Bekasi Jawa Barat. Abdullah mengatakan, untuk pemilu kali ini 42 buruh ikut berkompetisi dalam bursa calon legislatif yang bukan saja masuk melalui Partai Buruh, namun juga melalui partai politik lainnya. Mereka mencalonkan bukan saja untuk Kota - Kabupaten melainkan ada di tingkat propinsi maupun pusat.
"Dengan ikutnya para buruh bisa menjadi jembatan dan komitmen untuk memperjuangkan hak-hak buruh sekaligus menargetkan satu kursi di tiap kota kabupaten maupun propinsi dan pusat," kata Abdullah seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo, Senin (5/2).
Abdullah menambahkan bahwa pihaknya juga menyerukan khususnya keluarga besar SPSI di Bekasi untuk dapat memilih kader buruh yang maju sebagai calon legislatif, manfaatkan momen 14 Februari dan jangan sampai golput. "Karena Bekasi kawasan industri terbesar sangat berharap adanya calon legislatif dari buruh bisa terpilih," ujar Abdullah.
"Kami berharap besar adanya satu calon terpilih baik di Kota maupaun Kabupaten Bekasi." ujar Abdullah.
Disinggung mengenai pilihan presiden dan wakil presiden. Abdullah menegaskan, keluarga besar SPSI tidak melakukam intervensi kepada anggotanya bahkan memberikan keleluasaan untuk menentukan capres pilihannya sesuai hati nurani.