RSUD dr. Loekmono Hadi diminta upayakan transformasi digital
Optimalisasi pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Jawa Tengah penting untuk memberikan kenyamanan pasien. Penjabat (Pj.) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie meminta RSUD terus berbenah dan berinovasi dengan layanan berbasis teknologi.

Elshinta.com - Optimalisasi pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Jawa Tengah penting untuk memberikan kenyamanan pasien. Penjabat (Pj.) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie meminta RSUD terus berbenah dan berinovasi dengan layanan berbasis teknologi.
"Progres pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi sudah baik. Namun, tidak boleh berpuas diri. Tahun ini, harus lebih banyak inovasi terutama pelayanan berbasis teknologi," ucapnya saat peresmian ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr. Loekmono Hadi, pada Senin (5/2).
Dicontohkan oleh Pj Bupati, pihak RSUD dapat menyediakan monitor besar berisi informasi lengkap tentang status operasi atau jadwal praktik dokter. Selain itu, masyarakat juga dapat menagakses informasi pelayanan kesehatan lengkap melalui gawai atau laptop. Termasuk layanan telemedicine yakni pelayanan ini memungkinkan pasien dapat berkonsultasi dengan dokter secara daring.
"Hari ini, semua masyarakat terkoneksi satu sama lain. Kebanyakan masyarakat memakai 2 gadget seperti laptop dan smartphone. Ke depan, saya harap RSUD dapat layani telemedicine," ungkap Hasan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (5/2).
Pj bupati juga menekankan first impression masyarakat penting agar RSUD dr. Loekmono Hadi makin dipercaya. Aspek keramahan perawat, proses pendaftaran yang tidak membingungkan, satpam yang ramah, dan kamar yang bersih menjadi pertimbangan masyarakat memilih fasilitas kesehatan.
"Campaign seperti pegawai yang ramah, dan proses administrasi mudah justru aspek penting yang diingat masyarakat. Pelayanan paling penting adalah yang memanusiakan manusia," imbuhnya.
Hasan mengapresiasi adanya ICU yang baru. Selain aspek pelayanan kesehatan, aspek sosial perlu diperhatikan. Terlebih, kebanyakan pasien RSUD adalah anggota BPJS Kesehatan. Pihaknya memuji langkah RSUD dr. Loekmono Hadi upgrade fasilitas demi kebaikan masyarakat Kabupaten Kudus dan sekitarnya.
Direktur RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam menjelaskan ekspansi ruang ICU berada di lantai III Gedung IBS. Terdapat 20 tempat tidur yang sebelumnya hanya ada 11 tempat tidur. Terdiri dari 15 tempat tidur ICU standar, 2 tempat tidur ICU VIP, 3 tempat tidur isolasi ICU. Beberapa fasilitas juga lebih lengkap. Hakam menjelaskan rumah sakit juga menyediakan ruang tunggu yang nyaman bagi keluarga pasien.
"Ekspansi ruang ICU kami lakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus kenyamanan baik pasien maupun keluarga pasien," papar Hakam.