Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sivitas akademika UKDW Yogyakarta sampaikan 4 poin terkait situasi politik dan Pemilu 2024

Kampus-kampus menyuarakan sikap dan keprihatinan atas apa yang terjadi pada bangsa dan negara Indonesia. Sikap kritis kampus melihat situasi dan kondisi menjelang Pemilu 2024 terus disuarakan.

Sivitas akademika UKDW Yogyakarta sampaikan 4 poin terkait situasi politik dan Pemilu 2024
X
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Kampus-kampus menyuarakan sikap dan keprihatinan atas apa yang terjadi pada bangsa dan negara Indonesia. Sikap kritis kampus melihat situasi dan kondisi menjelang Pemilu 2024 terus disuarakan.

Tidak tinggal diam melihat situasi politik saat ini, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta turut memberikan pernyataan sikap. Ada 4 poin dalam pernyataan sikap UKDW yang dibacakan oleh Rektor UKDW Dr.-Ing. Wiyatiningsih yang dihadiri segenap sivitas akademika dari perwakilan senat universitas, guru besar, dan juga mahasiswa di kampus UKDW Yogyakarta, Selasa (06/02/2024).

"Menyikapi situasi politik dan pesta demokrasi yang sedang terjadi, dan dengan berpegang pada nilai-nilai kedutawacanaan yaitu obedience to God, walking in integrity, striving for excellence, dan service to the world, sivitas akademika UKDW menyatakan: bahwa berdasarkan nilai obedience to God, kami meyakini bahwa Pemilu adalah bentuk pertanggungjawaban keimanan bangsa Indonesia yang religius. Inilah momen ketika masyarakat Indonesia secara bebas, dan jauh dari segala bentuk intimidasi dari pihak manapun juga, menentukan pemimpin bangsa dan wakil rakyat periode berikutnya," kata Rektor UKDW.

Kedua, berdasarkan nilai walking in integrity, kami menolak segala bentuk kemunafikan, kekerasan dan pemaksaan yang melanggar etika, melukai nilai kemanusiaan dan kebebasan karena hal-hal tersebut bertentangan dengan semangat reformasi bangsa ini.

Yang ketiga, berdasarkan nilai striving for excellence, kami mendorong pemerintah mampu mengayomi semua anak bangsa tanpa membeda-bedakan agar tidak terjadi polarisasi dan perpecahan di kalangan masyarakat yang bisa merusak keharmonisan bangsa.

Dan yang ke empat, berdasarkan nilai service to the world, kami meminta presiden dan wakil presiden serta para anggota badan legislatif yang terpilih, untuk menjunjung tinggi sikap etis dalam melayani segenap lapisan masyarakat demi mencapai keadilan dan kesejahteraan bersama, serta kelanggenggan bangsa Indonesia.

Tuhan telah memberikan kepada bangsa Indonesia beragam anugerah dalam bentuk kemajemukan, situasi sosial, kekayaan alam, religiusitas dan potensi sumber daya manusia. Oleh karena itu sudah selayaknya seluruh bangsa Indonesia bangga dan bersyukur untuk mengembangkan anugerah tersebut hagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Demokrasi adalah bagian dari anugerah yang menjamin kebebasan berpendapat yang beradab, sehingga seharusnya mendatangkan kegembiraan dalam pesta demokrasi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Rabu (7/2).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire