Pengamanan Pemilu, Polres Tegal Kota gelar apel pengecekan dan pembekalan
Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Setiap lima tahun sekali, rakyat dipersilakan untuk memilih pemimpin dan wakilnya yang akan memimpin negara ke depan.

Elshinta.com - Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Setiap lima tahun sekali, rakyat dipersilakan untuk memilih pemimpin dan wakilnya yang akan memimpin negara ke depan. Namun, di balik proses demokrasi yang demikian besar, terdapat berbagai ancaman dan tantangan yang harus dihadapi. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antara aparat keamanan sangatlah penting. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh aparat kepolisian, tetapi juga oleh Linmas (Lembaga Perlindungan Masyarakat).
Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rully Thomas melakukan apel pengecekan dan pembekalan personil Linmas dan Polri di wilayah hukumnya. Apel ini dipimpin langsung oleh AKBP Rully Thomas dan didampingi oleh komandan apel IPDA Sutomo. Seluruh personil yang hadir diharapkan mampu memahami dan melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.
Dalam apel ini, AKBP Rully Thomas menyampaikan bahwa tugas utama dari aparat keamanan adalah untuk melindungi dan mengamankan masyarakat dalam menjalankan hak pilihnya. Selain itu, aparat keamanan juga harus mampu mengantisipasi dan menangani berbagai kemungkinan gangguan keamanan yang dapat terjadi saat pelaksanaan Pemilu. Oleh karena itu, pembekalan yang diberikan kepada personil Linmas dan Polri sangatlah penting dalam memperlengkapi mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
"Dengan sinergi yang kuat antara Linmas dan Polri, diharapkan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan demokratis. Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan kesejahteraan negara kita dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita sebaik-baiknya." ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Jumat (9/2).
Tidak hanya itu, AKBP Rully Thomas juga menegaskan bahwa apel ini merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antara Linmas dan Polri. Kedua lembaga tersebut harus bekerja sama dan saling mendukung untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan dapat tercipta keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat selama proses pemilu berlangsung.
"Dengan jumlah personel untuk pengamanan pemilu 2024 sejumlah 285 personil yang siap mengamankan dan menjaga saat pelaksanaan pemilu nanti dan siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya," tutup Rully.
Komandan apel IPDA Sutomo juga menambahkan bahwa personil Linmas dan Polri harus mampu berkomunikasi dengan baik dan menjaga sikap yang profesional saat bertugas. Kedua lembaga tersebut harus mengutamakan keselamatan masyarakat dan meminimalisir terjadinya konflik yang dapat merugikan proses demokrasi. Oleh karena itu, kepemimpinan yang kuat dan koordinasi yang efektif sangatlah penting untuk mencapai tujuan tersebut.
Dengan diadakannya apel pengecekan dan pembekalan ini, diharapkan personil Linmas dan Polri dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024. Kedua lembaga tersebut harus menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
"Mari kita dukung dan berikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk para aparat keamanan yang telah bekerja keras demi kepentingan bersama. Semoga Pemilu 2024 dapat berjalan dengan sukses dan membawa negara ini ke arah yang lebih baik," katanya.