Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ratusan warga Karanganyar korban banjir dievakuasi ke Kudus

Tim gabungan dari personil Polres Kudus bersama TNI, BPBD Kudus, instansi maupun relawan diterjunkan untuk membantu proses evakuasi warga Karanganyar, Kabupaten Demak, yang terdampak banjir ke posko pengungsian di Terminal Jati, Kudus, Jumat (9/2).

Ratusan warga Karanganyar korban banjir dievakuasi ke Kudus
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim gabungan dari personil Polres Kudus bersama TNI, BPBD Kudus, instansi maupun relawan diterjunkan untuk membantu proses evakuasi warga Karanganyar, Kabupaten Demak, yang terdampak banjir ke posko pengungsian di Terminal Jati, Kudus, Jumat (9/2).

Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto perintahkan personil jajaran untuk bergerak cepat dalam memberikan bantuan evakuasi kepada warga korban banjir mengunakan perahu karet karena air banjir masih cukup tinggi.

“Satu peleton anggota dan Polsek kami terjunkan, termasuk ada pasukan cadangan yang akan diterjunkan untuk membantu warga,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga menurunkan tim kesehatan untuk memantau kondisi para pengungsi. Termasuk mendukung penanganan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus.

“Bersama BPBD, TNI dan relawan turun semuanya membantu melakukan evakuasi. Harapannya air semakin surut sehingga warga bisa beraktivitas kembali,” tandasnya.

Kalak BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan proses evakuasi warga korban banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar. Pada hari kedua ini warga yang mengungsi semakin bertambah. Pihaknya memprioritaskan kaum rentan yakni lansia, anak-anak dan perempuan.

"Kami akui kesulitan untuk proses evakusi karena sulitnya akses masuk ke desa-desa. Sehingga butuh relawan berkeahlian khusus untuk evakuasi.", ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (9/2).

Untuk lokasi pengungsi selain ditenda-tenda dijembatan tanggulangin, juga ada tenda dihalaman terminal induk Kudus dan di Balai desa Jati wetan. "Jika pengungsi terus bertambah kami sudah koordinasi dengan Pj bupati kudus untuk menyiapkan lokasi pengungsian yang lebih luas, apalagi saat ini banjir semakin meluas dan masih cukup tinggi diatas 2 meter", imbuh Bergas.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire