Ratusan pendukung AMIN beralih dukungan kepada Prabowo Gibran
Ratusan pendukung Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Anies Rasyid Baswedan mengalihkan dukungan kepada Capres Prabowo Subianto.

Elshinta.com - Ratusan pendukung Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Anies Rasyid Baswedan mengalihkan dukungan kepada Capres Prabowo Subianto. Mereka serempak melepas kaos bergambar Anies-Muhaimin dan berganti dengan kaos bergambar Prabowo-Gibran dalam acara yang berlangsung di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2).
Empat organisasi pendukung Anies, salah satunya dari Gerbang Jakarta yang menyatakan pindah dukungan dan mendeklarasikan untuk kemenangan pasangan calon (Paslon) Prabowo-Gibran pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
Perwakilan dari keempat organisasi bertemu dengan Koordinator Relawan Dukung Prabowo (Duwo), Khairul Ali Lubis dan Agung. Mereka membawa spanduk bertuliskan ‘Selamat Tinggal Anies Kami Ikut Prabowo’.
Koordinator Relawan Duwo, Khairul Ali Lubis menyambut baik dan hangat terhadap para pendukung Anies Baswedan karena beralih dukungannya untuk Pak Prabowo. Karena mereka menganggap kebijakan yang dilakukan Pak Anies saat ini tidak sesuai dengan apa yang dikatakan di masa lalu.
Oleh karena itu, kawan-kawan Relawan Duwo pun memberikan dukungan kepada mereka para pendukung Amin (Anies-Muhaimin) dengan melepaskan baju dukungan mereka kemudian menggantinya dengan baju Prabowo nomor urut 02.
“Jadi ada empat organisasi dengan total sekitar 500 orang di Jakarta yang sebelumnya dukung Anies menyatakan pindah dukungan sekaligus deklarasi dukung Pak Prabowo. Kami pun ingin membuktikan bahwa disini tidak kalah menarik dengan yang ada di Jakarta Internasional Stadium (JIS),” kata Khairul pada awak media di Lenteng Agung, Sabtu (10/2) siang.
Sementara, Ketua Umum Relawan Gerbang Jakarta, Ainul Rafik, 54, mengatakan, mereka yang terhimpun dalam Gerbang Jakarta sebelumnya asli relawan pendukung Anies Baswedan sejak Tahun 2016.
Alasannya pindah dukungan, karena saat Anies menang terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta ketika masanya, keluh kesah hingga suara Gerbang Jakarta diindahkan tidak didengar Anies.
“Dari mulai kenal Pak Anies pihaknya ikut blusukan, malah ketika Pak Anies jadi Gubernur DKI Jakarta, mereka yang tidak kelihatan mendukung justru dipanggil oleh Pak Anies, bahkan ada yang mendapat posisi, kami kecewa akan hal itu,” ujar Ainul.
“Kami berjuang all in Prabowo-Gibran sekali putaran. Moto kami Damai, Sejuk dan Rukun, mau dihina senyumin aja atau jogetin saja. Yang penting dukung Prabowo-Gibran sampai Istana” tambahnya.
Sebenarnya, sambung dia, deklarasi untuk pindah dukungan ke nomor urut 02 sudah lama. Namun terakhir ini tanggal 10 Februari baru ada kesempatan, salah satu Gerbang Jakarta yang ada kontrak politik Tahun 2017 ditandatangani Pak Anies semua diindahkan, mulai dari penggusuran, RT/RW.
“Kita ada 5 poin kontrak politik dengan Pak Anies saat itu, tidak diindahkan,” tegas Ainul.
Senada dengan Ainul, Eri, relawan pendukung Anies Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang pindah dukungan untuk Prabowo menambahkan, kenapa dia berbalik dari Anies dukung Prabowo, karena programnya Prabowo bagus. Seperti makan gratis bagi anak sekolah dan Ibu hamil bisa terjamin kesehatannya.
“Dengan dukungan gizi yang bagus itu maka anak-anak bangsa akan cerdas dan bagus buat Ibu hamil. Saya mohon dukungan teman-teman dukung Prabowo untuk satu kali putaran,” tutup Eri yang juga didampingi Elos relawan Kalisari, Pasar Rebo.