Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pengungsi banjir Demak berangsur-angsur balik ke rumah tinggalkan Kudus

Ratusan pengungsi korban banjir warga kabupaten Demak yang mengungsi di sejumlah titik dikabupaten Kudus Jawa Tengah mulai kembali kerumah masing-masing.

Pengungsi banjir Demak berangsur-angsur balik ke rumah tinggalkan Kudus
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan pengungsi korban banjir warga kabupaten Demak yang mengungsi di sejumlah titik dikabupaten Kudus Jawa Tengah mulai kembali kerumah masing-masing. Diantaranya para pengungsi yang pulang pada hari Selasa (20/2/2024) yakni berada di Aula DPRD Kudus. Mereka dipulangkan dengan menggunakan sejumlah armada.

Menurut Koordinator posko pengungsian DPRD Kudus, Darus Achroni menyatakan saat ini posko pengungsian DPRD sudah tidak ada lagi pengungsi. Pihaknya sudah memberikan pelayanan kepada para pengungsi warga Demak selama 12 hari.

"Kami bersyukur para pengungsi sudah balik kerumah masing-masing karena banjir sudah surut. Mereka pulang untuk membersihkan rumah," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (21/2).

Dijelaskan, selama berada diposko pengungsi Aula DPRD Kudus pihaknya sudah melakukan yang terbaik termasuk memberikan hiburan dan trauma hilling bagi anak-anak pengungsi. Para pengungsi saat pulang diberikan bekal hidup berupa sembako untuk 3 hari. Sehingga mereka tidak akan kebingungan untuk kebutuhan makan saat berada dirumah.

Sementara itu, meski banjir sudah mulai surut namun disejumlah titik air masih cukup tinggi termasuk di jalur pantura Kudus Demak, pihak Satlantas Polres Kudus masih memperlakukan pengalihan arus lalin melalui jalur Lingkar Barat Kudus ke Jepara. Akibat banyaknya kendaraan yang nekat melintas di jalur Pantura Kudus Demak menyebabkan pintu-pintu rumah warga jebol karena terkena hempasan air. Selain juga masih ada truk-truk yang mogok dalam perbaikan.

Untuk mengurangi genangan air pihak BPBD Kabupaten Kudus dalam 4 hari terakhir juga melakukan penyedotan air dengan menggunakan pompa-pompa untuk dibuang ke sungai agar air cepat surut.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire