Top
Begin typing your search above and press return to search.

Warga Kudus keluhkan kelangkaan LPG 3 kg

Sejumlah warga Kabupaten Kudus Jawa Tengah pengguna LPG 3 kilogram atau tabung melon kembali mengeluh karena kesulitan mendapatkan LPG subsidi tersebut untuk keperluan memasak. Rata-rata di tingkat pengecer habis.

Warga Kudus keluhkan kelangkaan LPG 3 kg
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Sejumlah warga Kabupaten Kudus Jawa Tengah pengguna LPG 3 kilogram atau tabung melon kembali mengeluh karena kesulitan mendapatkan LPG subsidi tersebut untuk keperluan memasak. Rata-rata di tingkat pengecer habis.

Salah satu warga Desa Rendeng Kecamatan Kota Muhammad mengaku dalam beberapa hari ini sulit mendapatkan LPG 3 kilogram bahkan harus mencari ke beberapa pengecer karena banyak yang kehabisan stok. "Saya keliling beberapa tempat akhirnya dapat dengan harga Rp26 ribu itupun segel warna putih berarti bukan peruntukan untuk Kudus. Mau bagaimana lagi akhirnya terpaksa membeli dengan harga mahal," katanya, Jumat (23/2).

Senada, Giyanto seorang pedagang kaki lima di Kaliwungu, Kabupaten Kudus yang harus memutar ke toko-toko yang menjual LPG padahal sebagai pedagang makanan kecil sangat bergantung pada LPG bersubsidi. Ia menambahkan kalau harus membeli LPG non subsidi tidak mampu.

"Jadi kalau tidak dapat LPG untuk masak terpaksa tidak jualan", ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (23/2).

Sementara itu Brasto Galih Nugroho Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah kembali mengingatkan agen dan pangkalan LPG 3 kg untuk wajib melayani konsumen selama membawa KTP. Kalau belum terdaftar di microsite Subsidi Tepat LPG, akan dibantu didaftarkan oleh pangkalan.

Dijelaskan, untuk kabupaten Kudus juga sudah diberikan 2 kali extra dropping sesuai permintaan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus. Dimana, extra droping diberikan pada tanggal 10 Februari 2024: 11.760 tabung tanggal 22 Februari 2024: 5.040 tabung. "Jadi seharusnya kebutuhan mencukupi, kami minta bagi warga yang mampu jangan membeli LPG 3 Kg yang dikhususkan bagi warga kurang mampu", ungkap Brasto.

Data pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus untuk konsumsi LPG 3 kg di Kabupaten Kudus rata-rata perbulan mencapai 800.000 - 900.000 tabung.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire