Pengamat nilai Gibran jadi pemantik pemilih coblos Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Direktur Strategis Pusat Penerangan Politik (Puspenpol), Adrian Zakhary, menyoroti peran vital Gibran dalam menarik dukungan pemilih, khususnya saat hari pencoblosan. Menurut Adrian, kehadiran Gibran tidak hanya berhasil mengatasi serangan negatif selama kampanye tetapi juga memperlihatkan kapasitasnya sebagai pemuda cerdas, berprestasi, sukses dan penuh empati.\r\n

Elshinta.com - Direktur Strategis Pusat Penerangan Politik (Puspenpol), Adrian Zakhary, menyoroti peran vital Gibran dalam menarik dukungan pemilih, khususnya saat hari pencoblosan. Menurut Adrian, kehadiran Gibran tidak hanya berhasil mengatasi serangan negatif selama kampanye tetapi juga memperlihatkan kapasitasnya sebagai pemuda cerdas, berprestasi, sukses dan penuh empati.
“Gibran menjadi pemantik pemilih untuk memutuskan memilih Prabowo-Gibran saat hari pencoblosan,” ujar Adrian dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/2/2024).
Ini terbukti melalui berbagai kegiatan kampanye seperti "Gibran Mendengar" dan kunjungan ke daerah-daerah, yang secara efektif menarik perhatian dan dukungan dari anak muda.
Kampanye Gibran di media sosial, termasuk konten yang dibuat oleh pengguna (User-Generated Content - UGC) di platform seperti TikTok, juga memainkan peran krusial dalam membentuk Gibran Effect.
Besarnya dukungan melalui media sosial ini tidak hanya meningkatkan popularitas Gibran di antara calon wakil presiden lainnya tetapi juga membuktikan kemampuannya dalam mewakili aspirasi generasi muda Indonesia. Ini menandai perubahan signifikan dalam cara kandidat politik menggaet pemilih muda dan swing voters, serta mengaktifkan silent majority.
Lebih lanjut, keberhasilan strategi kampanye Gibran, yang mencakup debat cawapres yang memukau, pertemuan dengan tim kampanye daerah, relawan, dan unsur lainnya, telah berkontribusi secara signifikan terhadap kemenangan satu putaran untuk pasangan Prabowo-Gibran.
“Hal ini tergambar dari Debat Cawapres yang memukau publik, kunjungan ke daerah yang mampu memikat anak muda, serta pertemuan dengan tim kampanye daerah, relawan dan berbagai unsur lain membuat Gibran berhasil mendorong kemenangan satu putaran untuk Paslon 02 Prabowo-Gibran,” lanjutnya.
Ini menunjukkan pentingnya adaptasi strategi kampanye yang lebih organik dan relatable bagi pemilih muda, sebuah pendekatan yang diyakini akan menjadi trendsetter dalam politik Indonesia ke depan.
Gibran Effect, dengan demikian, tidak hanya menegaskan kekuatan representasi generasi muda dalam politik tetapi juga menandai era baru dalam strategi politik yang lebih inklusif dan berorientasi pada engagement pemilih melalui media sosial dan interaksi langsung.
Kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024, yang didorong oleh fenomena ini, membuktikan bahwa keterlibatan dan representasi generasi muda adalah kunci sukses dalam politik modern Indonesia.