Bulan Dana PMI Boyolali Tahun 2023 capai Rp1,3 miliar
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah selesai menggelar Bulan Dana PMI tahun 2023. Hasil dari kegiatan tersebut, dana telah diserahkan oleh ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Boyolali, Tri Anggoro Mukti kepada Bupati Boyolali, M. Said Hidayat pada Kamis (29/2) di kantor bupati setempat.

Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah selesai menggelar Bulan Dana PMI tahun 2023. Hasil dari kegiatan tersebut, dana telah diserahkan oleh ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Boyolali, Tri Anggoro Mukti kepada Bupati Boyolali, M. Said Hidayat pada Kamis (29/2) di kantor bupati setempat.
Dalam laporannya, Kajari Boyolali mengungkapkan Bulan Dana PMI dilakukan selama tiga bulan terhitung mulai 1 Agustus sampai dengan 25 Desember 2023 dengan target sumbangan Rp1,3 miliar.
“Namun dalam realisasi penyelenggaraannya perolehan Bulan Dana PMI Tahun 2023 mencapai Rp1.339.183.400,” kata Tri Aggoro Mukti seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.
Dana tersebut berhasil dikumpulkan melalui berbagai kelompok sasaran. Di antaranya Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/ Polri, perangkat desa, kepala keluarga, wajib pajak kendaraan bermotor, uji kir kendaraan, karyawan perusahaan dan pencari SIM di Satlantas Polres Boyolali. "Selain itu juga ada dari perbankkan dan dunia usaha baik negeri maupun swasta," ujar Tri Anggoro.
Bupati Said yang menerima dana, kemudian menyerahkan dana tersebut ke PMI Kabupaten Boyolali untuk dipergunakan guna kepentingan masyarakat dalam hal pelayanan kepalangmerahan dan kemanusiaan.
“Saya selaku Bupati menyampaikan dan mengucapkan terima kasih, mencapai dan melampaui target yang ditentukan. Semoga apa yang sudah dicapai ini dapat benar benar dimanfaatkan sesuai dengan arah kepentingannya yakni dalam rangka urusan kepentingan kemanusiaan, semoga ditangani dengan sebaik baiknya,” ungkap Bupati Said.
Sementara itu dikatakan Ketua PMI Kabupaten Boyolali, Sunarno, dana tersebut dapat digunakan kembali untuk berbagai bantuan ke masyarakat berupa bantuan bencana pelayanan kesehatan dan sosial, pembinaan dan pelatihan relawan dan pengembangan organisasi.
“Antara lain tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana, program layanan distribusi air bersih, pelayanan mobil jenazah dan layanan sosial lainnya, pelayanan pertolongan pertama dan ambulans, bantuan rumah tidak layak huni,” pungkasnya.