Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tingkatkan literasi dan edukasi, OJK gandeng FEB Universitas Brawijaya 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB), Malang menyelengarakan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) yang dilaksanakan di Gedung Samantha Krida UB, Kamis (29/2).

Tingkatkan literasi dan edukasi, OJK gandeng FEB Universitas Brawijaya 
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB), Malang menyelengarakan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) yang dilaksanakan di Gedung Samantha Krida UB, Kamis (29/2).

Seminar yang digelar ini diikuti sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Ma Chung, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, UMM dan UM.

Wakil Dekan 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB, Ainur Rofiq, Ph.D menyatakan, upaya literasi dan edukasi dilakukan agar mahasiswa “melek” akan pasar modal, bursa efek.

“Tentu saja FEB telah menyiapkan SDM yang siap baik itu sarana dan prasarana berupa laboratorium investasi juga praktisi mengajar dimana untuk laboratorium dapat diharapkan bermanfaat untuk riset sedangkan praktisi mengajar guna meminimalkan jarak antara teori dan praktek,” jelas Ainur seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Kamis (29/2).

Sementara itu, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Antonius Hari P. M mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan secara rutin dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi industri jasa keuangan, khususnya pasar modal ini diselenggarakan dalam rangkaian peringatan 45 Tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia yang mengangkat tema “Menuju Ekonomi tangguh, stabil, dan berkelanjutan”.

“OJK secara proaktif dan kolaboratif terus berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah-tengah gejolak ekonomi global.” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal dimana OJK bersama pemerintah juga sangat optimistis dengan kondisi perekenomian di Indonesia ke depan yang akan terus tumbuh secara positif, meskipun indikator pertumbuhan ekonomi dari beberapa negara tetangga justru menunjukkan hal yang sebaliknya.

“Upaya ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan q generasi Z dan meminimalkan korban Investasi bodong yang hingga saat ini masih terjadi,” terangnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire