3 Maret 2018: Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan guncangan gempa di Lampung Barat
Elshinta.com, Gempa dengan kekuatan magnitudo 3,6 mengguncang Kabupaten Lampung Barat, Lampung, pada Sabtu (3/3) pukul 15.37 WIB. Meskipun warga merasakan getaran ringan selama beberapa detik, tidak ada laporan mengenai kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Titik pusat gempa 3,6 SR yang terjadi di Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Sabtu (3/3). (kompas.id)Elshinta.com - Gempa dengan kekuatan magnitudo 3,6 mengguncang Kabupaten Lampung Barat, Lampung, pada Sabtu (3/3) pukul 15.37 WIB. Meskipun warga merasakan getaran ringan selama beberapa detik, tidak ada laporan mengenai kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa itu terjadi di daratan, sekitar 49 kilometer barat daya Lampung Barat dengan kedalaman mencapai 22 km, berpusat di koordinat 5,61 Lintang Selatan dan 104,21 Bujur Timur.
Paryoto, seorang warga setempat, menyatakan bahwa mereka merasakan getaran ringan, meskipun pada awalnya tidak menyadari bahwa itu adalah gempa. Meskipun demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan kepanikan di antara warga.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Joko Siswanto, menjelaskan bahwa gempa dirasakan di Liwa dengan intensitas skala I-II SIG-BMKG (II-III MMI). Meskipun demikian, belum ada laporan mengenai kerusakan yang disebabkan oleh gempa tersebut.
Aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dipastikan menjadi penyebab dari gempa tersebut dan tidak ada gempa susulan yang terjadi. Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pun diimbau untuk tetap tenang karena gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.




