Ratusan KPM Jaring Halus terima bantuan pangan CBP
Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, antre di dermaga desa tersebut untuk mengambil bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia Kecamatan Secanggang.

Elshinta.com - Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, antre di dermaga desa tersebut untuk mengambil bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia Kecamatan Secanggang. Bantuan Beras 10 kg itu diangkut menggunakan kapal kayu selama satu jam perjalanan menuju ke Desa Jaring Halus.
Data yang dihimpun dari PT Pos Indonesia Kecamatan Secanggang, beras yang disalurkan sebanyak 341 karung, setiap karung berisi 10 kilogram beras premium dari penyedia beras yakni Perum Bulog.
Kepala Kantor PT Pos Indonesia Kecamatan Secanggang Wahid Firmansyah mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Desa Jaring Halus untuk menyalurkan langsung dari PT Pos ke Desa Jaring Halus agar memudahkan KPM mengambil bantuan beras tersebut.
"Ya kami langsung mengantar beras ke desa itu, dan kami salurkan di dermaga. Satu jam perjalanan menggunakan kapal motor (boat) untuk sampai di Desa Jaring Halus," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Sabtu (2/3).
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan tahap III tahun 2024. Penyaluran hari ini untuk bulan Februari. Masih ada empat kali penyaluran lagi kepada KPM. Di Kecamatan Secanggang untuk bulan Februari ini jumlah penerima 6.210 KPM tersebar di 16 desa dan 1 kelurahan.
Sementara itu Kepala Desa Jaring Halus, Usman berterima kasih atas bantuan pangan dari pemerintah. Karena hal ini sangat membantu warganya, apalagi saat ini harga beras masih tinggi. Dijelaskan Usman pada tahun 2023 lalu jumlah KPM yang menerima bantuan pangan sebanyak 500an lebih, namun tahun ini penerima berkurang.
"Terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan ini, apalagi saat ini harga beras masih tinggi, di Desa kami harga beras paling murah Rp.14 ribu sampai Rp.15 ribu per kilogram. Sebelum ada kenaikan harga beras berkisar Rp 12.500 per kilogram," ucapnya.
Seperti dikutip dari siaran pers Bapanas, pemanfaatan terhadap data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE) sebagai database penerima bantuan pangan beras di tahun 2024, telah menjadi kesepahaman antara badan pangan nasional dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Badan Pangan Nasional bersinergi dengan Kemenko PMK mewujudkan itu, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang pemanfaatan data P3KE dalam rangka penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan tahun 2024. Mulai Januari, Bulog akan menyalurkan bantuan pangan beras kepada 22.004.077 KPM