Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polwan Maluku sosialisasi bahaya kekerasan seksual bagi murid SD

Elshinta.com, Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku kembali memberikan sosialisasi tentang bahaya kasus kekerasan seksual bagi murid Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di  Kota Ambon.

Polwan Maluku sosialisasi bahaya kekerasan seksual bagi murid SD
X
Tim Polwan Polda Maluku saat sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bagi murid SD di Ambon, Senin(4/3/2024). ANTARA/Winda Herman

Elshinta.com - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku kembali memberikan sosialisasi tentang bahaya kasus kekerasan seksual bagi murid Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Kota Ambon.

Kegiatan edukasi yang diikuti 224 orang siswa siswi kelas satu dan dua ini, dinamai program "Mangente Anak Sekolah".

"Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyikapi maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi guna pencegahan terjadinya kasus-kasus tersebut terhadap anak," kata Ketua Tim Sosialisasi Ipda Nurul Hidayati Achmad di Ambon, Selasa.

Berbagai sosialisasi dan edukasi diberikan kepada anak-anak yang didampingi puluhan gurunya, itu bukan hanya tentang kekerasan seksual.

Para murid juga diberikan edukasi tentang apa itu perundungan, jenis-jenis perundungan, dampaknya bagi korban, cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi ‘bullying’ tersebut.

Pihaknya mengingatkan kepada anak-anak SD tersebut terkait pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha untuk melakukan kejahatan serta menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal.

"Kami juga memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah tentang upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur dengan cara memberikan pemahaman tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang asing," terangnya.

Kegiatan yang dilaksanakan ini, kata Nurul, merupakan penjabaran dari program Kapolda Maluku, yaitu "Basudara Manise" yang juga sudah dilakukan di sejumlah sekolah lainnya.

"Sosialisasi ini kami lakukan juga untuk menindaklanjuti permintaan kepala Sekolah SD Xaverius Ambon agar memberikan edukasi untuk pencegahan kasus-kasus tersebut,” katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire